19 March 2017

Mengobati Hati Saat Kehilangan Buah Hati

Sumber gambar : vemale.com edited by : Faisol id

Halo teman-teman ? Postingan kali ini, kita akan sharing-sharing nih. Kali ini dengan tema "Mengobati hati, saat kehilangan Buah Hati" Sobat bisa simak wacana saya berikut ini.

Buah hati adalah permata yang begitu indah dan begitu kita nanti-nanti kehadirannya. Terus berdoa, berusaha, agar kelak terdengar tangisan bayi dari rahim seorang wanita.

Sebagai seorang Ibu Hamil, sudah tentu seorang wanita menjaga kehamilannya, baik dari segi kesehatannya, membeli buku seputar kehamilan, mencari cara Bagaimana menjadi ibu hamil yang sehat ? dan berbagai macam harapan mulai bermunculan dari benak seorang calon Ibu.

Tak disangka, waktu demi waktu kian berputar seiring membesarnya perut ini. Langsung ku genggam tangan suamiku, seraya penuh harapan, penuh doa, agar kelak anakku ini bisa menjadi anak yang berbakti kepadaku dan suamiku.

Alhamdulillah, tangisan bayi meramaikan suasana di rumahku yang hanya berisi 3 orang. Aku tersenyum, dan terus memeluk anakku yang masih imut ini.

Namun sayang, nyatanya Allah begitu cinta pada anakku, dan kembali mengambil seorang bayi yang baru saja keluar dari rahimku.

Begitulah yang dirasakan Mbok Jul, panggilan akrabku pada beliau. Yang begitu sedih saat menerima kenyataan bahwa anaknya telah tiada. Namun, apa daya teman. Takdir lebih kuat daripada keinginan seorang Ibu sekalipun.

"Ibu, makasih telah ada walaupun sebentar untukku. Aku akan berada di sampingmu, kelak di Surga. Disini, aku akan selalu mendoakanmu, Ibu.... Aku rindu"

Kembali pada tema, nih teman. Bagaimana sih, cara Mengobati Hati Saat kehilangan Buah Hati ?

Yang pertama ikhlas sobat. Jadikan ikhlas sebagai prioritasmu, kala mendapati berbagai macam ujian. Semua kan sudah diatur, kita hanya menjalani saja. Terus berupaya untuk semakin maju kedepannya.

Sebagai orang tua, kita harus senantiasa tegar menghadapi segala macam goncangan dalam kehidupan ini. Mantapkan di hati, bahwa semua dari Allah, kembali pula kepada Allah SWT.

Teruslah melihat kedepan, apa rencana yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki rumah tangga. Usahakan untuk saling mengingatkan antar pasangan, saling menguatkan.

Dzikir, mengaji, agar hati tetap stabil dan tentram. Jangan hiraukan bising-bising tetangga, yang menggunjing dirimu, namun yakinlah, bahwa hatimu sekuat baja, tak tembus oleh perkataan mereka.

Kalau bagi kita, anak-anak nya. Beruntunglah, saat masih bisa menemukan cinta seorang ayah dan ibu. Coba kita lihat, berapa banyak anak jalanan yang notabenenya belum pernah dipeluk oleh hangatnya cinta kedua orang tua ? Banyak kan ,? Jangan sia-siakan cinta mereka, mumpung masih ada waktu, terus taat kepada mereka. Karena, dari situ ribuan Maghfiroh menyertaimu.

Masihkah kita malu, mengucapkan kata "Terimakasih" dan "Maaf" pada kedua orang tua ? Yang setiap hari, ia tak pernah malu bekerja untuk menghidupi kita.

Don't Cry ya sob, teguhkan iman, dan bangun kesan yang baik dalam dunia sosial, maka akan banyak masukan kedepannya.

Wahh, strong ya gaes, hidup ini memang berwarna sob. Usai pahit, manis kita rasa.

Makasih sudah menemani sharing-sharing kita kali ini. Oh iya sob, artikel ini diikutsertakan dalam Giveaway Perdana Dian Onasis

Related Posts

No comments:

Post a Comment

Harap berkomentar dengan baik ya, jangan lupa berkunjung lagi