Sabtu

SabtuT01.30

Sepenggal Kisah di Milad Tabilla ke 15


Teeeettt.... Teeeettt,
Bunyi bel berdering nyaring di dekat kuping. Yah, begitulah rutinitasku sebagai pelajar MAN 1 Jember ketika pulang sekolah. Oh iya, hari ini ( Jumat, 18 Agustus 2017 ) adalah momentum yang bersejarah mengingat umur pers pelajar media Tabilla yang sudah memasuki zona remaja 😂 yakni 15 tahun.

Wawwww, kurang lebih sama lah, seperti umurku 😎. Oh iya sobat, untuk acara kali ini, kita ngambil start 13.00 sih, namun molor ±1 jam, mungkin ada kesalahan teknis juga, seperti sound sistem yang sedikit susah untuk dijinakkan. Maupun dari alumni dan Purna Tabilla yang datang juga sedikit molor, mungkin diantara mereka masih ada tugas, dan lain sebagainya.

Sempet kebingungan juga sih, saat Waka Humas sekolah, Pak Dardiri yang hadir awal sebelum banyak alumni dan Purna yang datang, yang tak lama kemudian disusul dengan kedatangan Pak Kepala Madrasah. "Wahhh, mau digimanain nih acara ?" Kebetulan, aku sendiri menjabat sebagai Sie Acara, yang tugasnya memanage waktu dan jalannya acara.


Tenang... Tetap usahakan tenang, setelah dirasa sudah pas waktu untuk memulainya, maka kita langsung koordinasi kepada MC untuk bisa memulai acara.

Acara yang pertama, Tilawah Qur'an beserta terjemahannya. Ssstttt diem, dengerin aja bacaannya.... 😄 Yah, dilarang keras untuk membuat suasana gaduh saat baca Qur'an ya gaes.

Setelah itu, sambutan. Oleh ketua panitia, Yuliana Beilia, Pimpinan Umum Tabilla, Ainu Humairo, dan Kepala Madrasah, Bapak Anwaruddin.

Sangat berarti dan bermanfaat sekali, sambutan - sambutannya. Singkat cerita, ( karena kalau diceritain nggak kelar-kelar 😂 ) kita berada di acara yang selanjutnya, yakni ISHOMA.

Karena jam menunjukkan waktu asar, maka kita sholat terlebih dahulu di Musholla Nurul Anwar.

Sehabis sholat ashar, kita langsung sharing-sharing alumni, dimana pada kali ini sharing-sharing dipimpin oleh : Mas Oqik, Mas Akbar, dan mbak Orin. Banyak sekali yang diomongin, mulai dari "Gimana sih kak, cara meredam konflik antar anggota dalam organisasi ?" Celetuk salah satu anggota yang memecah keheningan.


Trus ada juga yang tanya cara menemukan ide saat membuat desain itu gimana sih kak ? Trus, jawaban mereka bikin "ngeh". Pasalnya, mas Akbar yang jago ngelayout, hanya diajari sekali, lepas itu otodidak. Wuihhh mantep.

Kita dibikin terharu lagi, saat cerita perjuangan mereka yang dulunya ingin menjadikan majalah Tabilla berwarna, hingga mereka rela ingin ngamen demi  majalah yang berwarna. Yang ingin dicapai oleh semuanya, adalah Majalah Tabilla bisa makin eksis kedepannya, dan bisa dikenal oleh masyarakat Indonesia maupun luar negeri.

Kita sebenarnya udah merintis sih, Tabilla Online, namun masih blogcepot, karena belum dibelikan Domain 😂. Yakni tabillapunya.blogspot.com desainnya masih belum maksimal, karena aku yang megang sendiri 😭😭😭. Yaudah lah, gapapa.

Masuk ke acara paling ditunggu-tunggu, yakni foto-foto dan makan-makan, ehemm udah bersiul aja nih perut. Sabar... Sabar....

Ada menu pembuka sekaligus penutup 😂 yakni nasi tumpeng.... 🍚 Ala Ibunya Ainu, wahhh emang lezat banget dah. Tapi, sebelum makan kita ada tradisi turun-temurun yakni setiap sebelum makan tumpeng acara Milad Tabilla, maka setiap Anggota harus mengucapkan doa untuk Tabilla kedepannya.


"Semoga Tabilla Makin Jaya" kataku, dengan singkat.

Setelah semua selesai mengucapkan doa untuk Tabilla kedepannya, langsung aja deh pembagian jatah makannya. Namun, rasa yang menjengkelkan terjadi karena Riko, dan mas Anfaq kabur dulu, padahal tumpeng belum habis.

Emang sepertinya kita kekurangan personil sih, tapi ya sudahlah, happy Milad Tabilla....


Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Harap berkomentar dengan baik ya, jangan lupa berkunjung lagi