Jumat

JumatT12.45

Maafkan Tuhan, Aku Jadi Korban Penipuan


Oke, sepertinya tulisan ini lahir dari rasa kecewa, dan sedih yang cukup mendalam, karena telah tertipu oleh 2 oknum dengan total kerugian sebesar Rp. 100.000, cukup sedih sih, selain karena nominal, tapi juga karena moral yang diderita oleh warga online.

Begini kronologisnya.... 


Awalnya aku butuh saldo $ buat topup saldo Perfect Money/PAYEER karena aku sendiri mau beli diamond di pirate bay (Telegram) aku posting deh, di wall sama di grup Bitcoin Indonesia, trus ada yang komen bahwa dia bersedia menjual $ nya, dia kayak cerewet gitu, nanyain berkali-kali, mas... Mau beli $ ? Gitu...


 Karena emang aku rasa kepepet, ya udah aku deal aja. Awalnya mau beli $10, rate murah sih, 12k ( Pikirku ini orang mungkin baik, dan punya niatan buat bantu aku. Yah, aku sih positif thinking aja). Trus, abis gitu, awalnya aku minta dia dulu buat ngirim saldo, setelah itu baru aku barter dengan pulsa. Ehhh dianya nggak mau. Bilangnya takut kena tipu, walhasil aku sih DP dulu, ±50 ribu. Pulsa send,

Ehhh dianya langsung unfriend saya. Hemmm, kebangetan. Kali aja dia orang fakir miskin ya, dan butuh pulsa buat nelpon keluarga mungkin, tapi dengan cara yang menjijikkan, yakni menipu.

Siapa sih yang nggak gemes, ditipu atau dibodohi ? 

Trus, karena aku kesel sekaligus ingin dapet $, aku dihubungi lagi. Kali ini, namanya Bona Sitohang, dia sampe menghubungi via WA ya, eh intinya sama aja. Dia juga nipu.

Okelah, fix. Selamat tinggal, Facebook, cukup ini kisah yang pedih untuk dijadikan pelajaran, bahwa emang nggak ada guna buat jual beli di Facebook, jika penjual / pembeli tidak memiliki reputasi yang baik, maksudnya adalah statusnya aja yang ngelike 1, 2, cuma segitu doang.

Dan apesnya, saya kena jebakan supermen. Okelah, mungkin kalian bisa lolos dari aku, namun tidak akan lolos kelak di pengadilan Allah.

Yes, saranku sih, kalau mau beli-beli barang online gitu, harus dilihat reputasi penjual / pembeli nya. Jangan sampe kena tipu seperti aku. Perih tau, rasanya.

Maafkan Tuhan, aku jadi korban penipuan. Maafkan aku yang mungkin teledor, aku pasrahkan kepada-Mu, wahai Allah , Sang Pengasih bagi hamba-hamba-Nya

Oke, telah selesai guys, kalo kalian punya solusi, bolehlah share di komentar, siapa tau bermanfaat..


Related Posts

1 komentar:

  1. Yang sabar mas. Mungkin ini ujian dari Allah, untuk mengukur seberapa kuat imanmu. Insya Allah akan digantikan dengan yg lebih baik :)

    Saya turut prihatin dan sedikit kesel sih dengan tuh 2 oknum. Berani menipu kamu sampai Rp 100.000. Astaghfirullah. Saya sumpahin, uangnya haram! Yang sabar ya mas, insya Allah diganti dengan yang lebih baik.

    BalasHapus

Harap berkomentar dengan baik ya, jangan lupa berkunjung lagi