21 Agustus 2019

Gema Deklarasi Setia NKRI dalam PBAK IAIN Jember 2019


JEMBER - Derap instrumen lagu Yaa Lal Wathon menggema seisi lapangan pagi itu. Mentari hangat, ikut memanaskan jiwa nasionalisme kami. Bagaimana tidak, terlihat kepalan tangan dengan begitu semangatnya untuk menggaungkan kecintaan terhadap tanah air dan bentuk penolakan radikalisme dan rasisme ini sangat ikonik dengan ciri khas IAIN Jember.

Saya pun turut bergetar, ketika sebelum acara pembukaan PBAK IAIN 2019 dimulai, dengan merdu seorang guru menyanyikan lagu gugur bunga dengan indahnya. Benar-benar acara yang khidmat akan nasionalisme. Dan saat itu juga, kakak pendamping saya, mas Feri dan mbak Ita beserta kakak pembina kelompok lain turut membagikan selembaran kertas bertuliskan :

IAIN JEMBER SETIA NKRI DAN MENOLAK RADIKALISME



(Sumber gambar : Story WA mas Feri)

Ini adalah poster yang benar-benar sarat akan nuansa nasionalisme. Setelah membagi poster, acara pun beberapa saat kemudian dimulai. Sebagai informasi, peserta PBAK IAIN Jember 2019 ini mencapai angka yang sangat fantastis yakni 4117 peserta, yang berbaris rapi dalam kotak-kotak yang sudah disiapkan panitia.

Orasi kebangsaan yang disampaikan oleh Presiden BEMI menceritakan sejarah panjang bagaimana campur tangan mahasiswa dibutuhkan dalam berbagai revolusi dunia, mulai dari revolusi Perancis, hingga revolusi yang terjadi di negeri kita sendiri tahun 1998. Sejarah mencatat, mahasiswa memiliki peranan penting karena mahasiswa-lah titipan masyarakat untuk memperjuangkan aspirasi mereka. Sehingga, dalam orasi tersebut mengajak kami untuk senantiasa cinta mati dengan NKRI, dan untuk memerangi segala bentuk rasisme dan fanatisme antar golongan.

Kami pun disambut hangat dengan pembukaan yang disampaikan oleh bapak Rektor IAIN Jember, Babun Suharto yang berisi harapan beliau agar peserta PBAK dapat menjadi lokomotif peradaban moderat, yang ramah dan toleran. Juga dapat menampakkan wajah islam yang penuh kasih sayang , serta menjunjung pilar kemanusiaan, kerukunan, dan perdamaian.

Selanjutnya adalah acara penyematan id card simbolis pembukaan PBAK IAIN Jember 2019 beserta pembacaan deklarasi setia NKRI yang berisi 3 pernyataan, berikut ketiga pernyataan tersebut :

Kami Mahasiswa IAIN Jember:


1. Mengakui sebenar- benarnya bahwa Pancasila adalah ideologi Bangsa Indonesia, Undang- Undang Dasar 1945 adalah dasar negara Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan Bangsa Indonesia.

2. Mahasiswa baru IAIN Jember akan selalu setia terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesi, dan menolak keras atas segala tindakan radikalisme, baik atas nama etnis maupun atas nama agama.

3. Mahasiswa baru IAIN Jember akan selalu mengutamakan dan memegang prinsip moderasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sebagaimana Agama Islam yang Rahmatan Lil Alamin.

Yang tak kalah menarik perhatian peserta maupun undangan dalam acara ini adalah penampilan paduan suara yang memukau. Dengan style yang out of the box menciptakan nuansa baru dengan sentuhan batik dalam pakaiannya, serta lagu persembahan yang dinyanyikan pun beragam, yakni medley lagu-lagu nusantara, seperti Injit-injit semut, Suwe Ora Jamu, Hee Yamko Rambe Yamko, dan masih banyak lagu lainnya, dan mereka sangat piawai dan ahli dalam memainkan alat musik juga tangga nada. Proud all of them.

Pengalaman nggak terlupakan bagiku saat flashmob, bagaimana tidak ? 4 ribuan peserta mengangkat papan bersamaan dengan kode-kode yang telah ditentukan sebelumnya, dan itu sangat "sesuatu" banget. Intinya, kita harus tetap menjaga kerukunan, harus memperkuat integrasi bangsa, dan tetap jadilah Indonesia yang bangga akan Bhinneka Tunggal Ika.

Related Posts

6 komentar:

Harap berkomentar dengan baik ya, jangan lupa berkunjung lagi