Kamis

KamisT07.46

5 Tips Lolos Tes dan Wawancara Posisi Staff Accounting 2020

Interview Staff Accounting
Menjadi seorang akuntan merupakan pekerjaan dengan ketelitian serta kedisiplinan penuh. Bagi Anda calon karyawan baru, untuk menjabat sebagai staff accounting, diperlukan beberapa trik agar sukses interview dan berhasil menempati posisi tersebut. Berikut, saya tulis Tips Sukses Interview Staff Accounting

Mempersiapkan Mental Secara Maksimal


Proses wawancara atau interview kerap kali membuat seorang calon pekerja menjadi nervous. Apabila tidak diimbangi dengan persiapan mental yang maksimal, maka akan terdeteksi mendapat peluang kegagalan.

Mempersiapkan mental, meliputi persiapan fisik serta penampilan. Sesaat sebelum melakukan wawancara, banyak hal yang harus diperhatikan. Seperti memperhatikan kesehatan tubuh secara maksimal.

Penampilan merupakan hal utama yang menjadi sorotan mata. Apabila yang ditampilkan pada diri Anda baik, sopan, dan indah, maka akan memberikan kesan baik kepada pewawancara.

Hal-hal sederhana seperti penampilan rambut, pakaian rapi, kebersihan badan dan kuku, akan mewujudkan penampilan yang baik atau good looking, sehingga mempengaruhi tingkat percaya diri Anda ketika melakukan interview dengan besar harapan dapat diterima.

Langkah Sukses Wawancara Posisi Staff Accounting

Wawancara dilakukan untuk mengetahui skill atau kemampuan dari calon pelamar kerja serta kepribadiannya sebagai proses mendapatkan kelengkapan data setelah biasanya selesai melakukan tahap tes tulis.
Berikut adalah beberapa trik bagi Anda para calon pelamar kerja yang bisa dicoba ketika melakukan tes wawancara atau interview untuk mendapatkan posisi staff accounting dalam sebuah perusahaan.

1. Persiapkan Jawaban Terbaik.
Saat melakukan tes wawancara, dalam hal ini skill komunikasi diperlukan. Anda perlu mempersiapkan dengan belajar dan mengetahui pertanyaan-pertanyaan apa saja yang akan ditanyakan dalam proses interview tersebut.

Cara mengetahui apa saja pertanyaan umum maupun menyudut pada posisi terkait, bisa Anda pelajari dengan bertanya melalui pengalaman orang lain ataupun dari sumber terpercaya (buku ataupun internet terhubung).

2. Menguasai Teori Dasar Akuntansi
Mengenai penguasaan teori dasar akuntansi, memang biasanya diperlukan pada tahan tes tulis. Pertanyaan-pertanyaan tersebut disajikan dengan bentukan soal-soal berurut sesuai materi dasar pada umumnya.

Dalam tahap wawancara, tidak menutup kemungkinan pertanyaan mengenai materi dasar akuntansi juga akan ditanyakan kembali. Oleh karena itu, penguasaan tersebut sangat perlu agar ketika interview pun dapat menjawab dengan lancar

3. Memahami Siklus Akuntansi
Siklus berarti proses. Seorang calon staff accounting harus memahami penuh seputar penyusunan suatu laporan keuangan sebuah perusahaan dalam beberapa periode tertentu. sehingga akan dapat menjalankan pekerjaannya dengan baik.

Materi tentang siklus akuntansi ini pasti disampaikan sebagai pertanyaan dari pewawancara untuk mengukur kemampuan dan mengetahui seberapa besar pemahaman sehingga layak diberikan jobdesk dari calon pelamar sebagai staff accounting.

4. Mengetahui Jurnal Akuntansi Setiap Perusahaan
Setiap perusahaan (baik jasa maupun distributor serta perbankan) sekalipun, pasti memiliki aktivitas yang berbeda-beda. Sehingga jurnal-jurnal atau laporan keuangannya pun juga tidak sama.

Oleh karena itu, memahami tiap-tiap jurnal dari masing-masing perusahaan perlu dilakukan dan dipelajari karena berdampak pada penilaian.

Mempelajarinya bisa melalui jurnal internal maupun dari internet terkait.
Memperoleh Faktor Klik dari Pewawancara
Setiap interview, pada dasarnya bersifat konversasional dengan proses percakapan. Baik ringan maupun umum seputar hal-hal spesifik terkait pekerjaan meliputi soft skill maupun hard skill.

Setiap pewawancara, pasti memiliki cara yang berbeda untuk menghadapi calon pekerja ketika dalam menjalankan proses interview dan memastikan apakah pelamar tersebut cocok mengemban posisi pekerjaan yang akan diberikan.
Seorang pewawancara biasanya melakukan beberapa tes (jebakan). Dan untuk memperoleh jawabannya, Anda harus jeli menggunakan kemampuan komunikasi yang baik karena akan dijumpai dua kemungkinan, yaitu “mendiamkan” dan “dengan bertanya”.

Ketika pewawancara “mediamkan”, saat itu Anda hanya akan dipersilahkan duduk tanpa ditanya dan bicara sepatah kata pun. Dalam proses ini, psikologi perilaku pelamar sedang diuji. Orang yang tidak tahan stress pasti menunjukkan gejala gelisah dalam waktu singkat.

Mengukur daya stress dari sang calon pelamar, bukan semata-mata untuk bullying. Melainkan kemampuan untuk bisa “tetap tenang saat dibawah tekanan”  merupakan hal penting yang harus dimiliki oleh setiap calon pekerja pada bidang staff accounting.

Selanjutnya, “dengan bertanya”, seorang pewawancara akan menyadurkan pertanyaan kepada calon pekerja menggunakan pertanyaan “ada yang ditanyakan?”. Jika Anda menjawab “tidak ada”, maka dipastikan wawancara selesai.

Jika pewawancara mengajukan pertanyaan tersebut, artinya ada kesempatan sehingga harus dimanfaatkan. Anda bisa bertanya apa saja selama masih dalam lingkup 5 (lima) hal berikut ini, antara lain interest, intelligence, confidence, personal appeal, serta assertiveness.

5. Memiliki Sikap Optimistis Akan Berhasil dan Diterima
Komposisi antara kegagalan dengan kesuksesan seseorang selalu membentuk piramida. Jumlah orang yang memiliki tingkat percaya diri dalam mewujudkan cita-cita, jauh lebih sedikit dari pada sebaliknya.

Dalam mewujudkan cita-cita, adanya rasa percaya diri atau self confident perlu dikembangkan. Tolok ukur dalam mencapai keberhasilan adalah karena sikap optimis yang ada pada diri Anda.
Sebelumnya Anda harus dapat membedakan antara faith dengan wishful thinking. Seseorang yang lebih banyak mengeluh dari pada berusaha, hanya berkelut pada harapan, maka hal tersebut tentu tidak akan mengubah sesuatu apapun dalam dirinya.

Jika Anda ingin berhasil diterima bekerja di perusahaan sebagai staff accounting dan sebagainya, memang tidak akan pernah terwujud hanya dengan berharap saja. Perlu adanya tekad dan keyakinan bahwa “saya pasti bisa” terlebih dahulu. Oh iya, untuk apply job sendiri, kita bisa mencari lowongan pekerjaan di https://id.jooble.org/

Melalui tekad dan keyakinan itulah akan memberikan semangat pada diri Anda untuk bersungguh-sungguh mewujudkan impian tersebut hingga pada akhirnya keberhasilan itu akan tercapai secara maksimal.

Related Posts

12 komentar:

  1. Hmm pantes saya lihat rekan dosen yg ndiemin mahasiswanya waktu datang menghadap dia..ngetes to, sabar apa gak, haha... tp saya gak tegaan lohh ngelakuin kaya gitu. yg wajar2 aja, hihi. Nice tips terutama yg no 5 tuh, harus optimisss

    BalasHapus
  2. Katanya mereka yg sering interview akan dengan mudah lolos interview, bener gak sih ini.
    Kegagalan interview biasanya udah takut duluan, takut ngomong asal

    BalasHapus
  3. Kita gak perlu kelihatan super pintas. Cukup tunjukkan integritas, percaya diri, dan komunikatif. Kalo isi otak mah itu pimpinan juga udah bisa lihat dari transkrip nilai kan? Hal pembedanya yaitu kemampuan berkomunikasinya.

    BalasHapus
  4. Setidaknya dasar ilmu akuntansi sudah dikuasai, karena memang posisi tersebut yang dibutuhkan. Penampilan juga berpengaruh ya ternyata.

    BalasHapus
  5. Dulu, aku hampir 12 tahun bekerja di perusahaan yang sama. Alasan bertahan salah satunya karena malas menghadapi sesi wawancara, wkwkwk ...

    Eh, belakangan ini aku kan sedang banyak apply job, duh rasanya memang grogi banget, loh. Makanya, persiapannya mesti matang.

    BalasHapus
  6. Wah ini kerjaan suamiku , accountant. Tapi setuju tekad dan keyakinan akan memberikan semangat kita untuk bersungguh-sungguh mewujudkan impian. Termasuk sukses dalam sesi wawancara di posisi staff accounting

    BalasHapus
  7. wah bermanfaat sekali nih tips test untuk calon staff akunting..yg pasti hrs menguasai dasar2 akunting ya kak..

    BalasHapus
  8. Ngomongin akuntan, aku dulu sempet belajar dasar2 akuntasi, manajemen akuntasi, akuntansi bisnis. Cuma ya nggak terlalu kepake buat sekarang.

    Wawancara memang butuh persiapan, komunikasi yang baik dan percaya diri pastinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dulu mata kuliah saya juga ada dasar dasar akuntasi.
      Dasar dasarnya aku suka, tapi akuntansi lanjutan bikin pusying.

      Semoga tipsnya bermanfaat bagi orang2 akuntansi ya mas hehe

      Hapus
  9. Saya dulu pernah setahunan bolak balik interview kerja, dari yang awalnya sumpah grogi banget, sampai akhirnya hafal jawaban yang tepat, saking pertanyaannya mirip-mirip, hahaha.
    Tapi ya gitu, balik lagi ke rezeki masing-masing keterimanya di mana :)

    BalasHapus
  10. Intinya harus sesuai dengan kemampuan, ya. Kalau wawancara ya persiapkan diri sebagai posisi yang diincar.
    Saya sudah lupa bagaimana persiapan saat wawancara

    BalasHapus
  11. Ya ampun jadi ingat kuliah dulu, aku jurusan akuntansi soalnya, sayang karena dipaksa kuliah jd berhenti di tengah jalan, eh maaf jd curcol

    BalasHapus

Harap berkomentar dengan baik ya, jangan lupa berkunjung lagi