Jumat

JumatT10.30

Cara Mengirim Naskah Puisi, Cerpen, Opini ke Media Cetak dan Online

Cara Mengirim Puisi ke Media Massa

Siapa bilang tulisan tidak bisa menghasilkan uang? Faktanya jika kalian mengetahui cara jitu mengirimkan naskah puisi, cerpen maupun ke media cetak tentu mendapat royalti. Meski begitu memang seleksinya sangat ketat dan tidak sembarang tulisan dapat lolos terbit.

Sebagai penulis pasti akan merasa senang apabila tulisan kalian bisa terbit di media cetak bukan? Selain mendapatkan royalti, maka keteenaran nama juga akan didapatkan. Namun, tentu saja prosesnya tidaklah mudah, bahkan sudah ada yang berkali-kali mengirimkan naskah tidak juga kunjung terbit.

Kesulitan lolos di media cetak memang bukan lagi menjadi hal yang baru. Sejak jaman dahulupun hanya tulisan tertentu atau yang memang benar memenuhi kriteria saja yang dimuat. Meski sesungguhnya sudah merasa cocok, bisa juga akan kualitas tulisan yang kurang memadai menyebabkan faktor gagalnya dimuat.

Cara Mengirimkan Karya Puisi, Cerpen dan Opini ke Media Massa

Kirim tulisan ke media cetak

Lantas, bagaimana? Jika memang benar ingin mendapatkan royalti di hasil karya tulis, sebaiknya ketahui dulu cara mengirim naskah puisi, cerpen, opini ke media cetak, berikut ini:

  • Pastikan Teknis Penulisannya Benar

Hal pertama yang sangat wajib diperhatikan agar naskah puisi, cerpen maupun opini bisa di muat media cetak adalah dengan memastikan teknis penulisannya benar. Apabila cara ini diterapkan dengan sungguh-sungguh, maka kiranya besar kemungkinan naskah kalian bisa lolos seleksi dan dimuat.

  • Pastikan Media Cetak yang Akan Dijadikan Sasaran Terbit

Cara jitu berikutnya adalah dengan memastikan perihal media cetak yang akan dijadikan sasaran terbit. Perhatikan juga genre tulisan yang kalian buat dengan niche dari media cetak tersebut. Pasalnya, tidak sedikit orang yang gagal lolos muat karena genre yang dikirimkan tidak sesuai dengan karakteristuk media cetak tersebut.

  • Pahami Kriteria Tulisan yang Sudah Dimuat di Media Cetak Tersebut

Cara selanjutnya adalah dengan memahami terlebih dahulu setiap tulisan yang sudah dimuat di media cetak tersebut. Hal ini perlu dilakukan agar naskah puisi, cerpen maupun opini yang kalian buat bisa menjadi sorotan editor di media cetak tersebut. Sehingga berpeluang besar mendapatkan kesempatan untuk lolos seleksi dan dimuat.

  • Pastikan Naskah Orisinal

Tahukah kalian bahwa setelah ditelusuri ternyata dari sekian banyak karya tulis yang tidak lolos di media cetak adalah karena naskah tersebut terdeteksi plagiasi. Hal ini perlu dicamkan dan diingat, agar jangan sampai menduplikasi karya orang lain demi mengejar keunikan tulisan. Mengapa? karena apabila pihak media cetak mengetahui hal tersebut, maka naskah kalian selanjutnya tidak akan diloloskan.

  • Perhatikan Panjang Tulisan Untuk Setiap Jenis

Setiap media cetak pasti memiliki ketentuan panjang tulisan tersendiri. Mengapa demikian? karena jumlah dan ukuran kolom yang memuat naskah puisi, cerpen dan opini berbeda-beda. Apabila kalian tidak memperhatikan hal ini dan asal menulis saja, maka jangan berharap lebih untuk bisa lolos. Pasalnya, editorpun akan jengah mengkoreksi.

  • Tulis Biodata Lengkap

Apabila kualitas tulisan hingga karakteristik karya yang kalian buat sudah memenuhi standar, namun belum juga lolos, sebaiknya jangan terburu berkecil hati. Mengapa? pasalnya, mungkin saja biodata yang kalian tuliskan belum lengkap sehingga menyulitkan pihak pengelola media cetak dalam memunculkan informasi seputar penulis, apabila karya kalian layak muat. Oleh karena itu, pastikan menulis biodata secara lengkap, ya?

  • Pastikan Email Media Cetak yang Dituju Aktif dan Benar

Hal yang sangat jarang tidak disadari oleh sebagian besar orang yang hendak mengirim naskah ke media cetak adalah alamat email yang dituju sudah tidak aktif. Bisa juga dalam penulisan emailnya kurang benar, sehingga menyebabkan naskah yang dikirimkan tidak sampai ke pihak pengelola media cetak yang diinginkan.

  • Perhatikan Kerapian Naskah

Kerapian naskah memang terdengar sangat sepele dan nampak tidak terlalu berpengaruh terhadap lolos tidaknya di media cetak. Padahal, ternyata kerapian naskah merupakan salah satu cara jitu agar puisi, cerpen dan opini dapat dimuat di media cetak. Sehingga sangat disarankan agar benar-benar mengeditnya terlebih dahulu sebelum benar-benar mengirimkannya ke pihak media cetak

  • Cek Secara Berkala Rubrik Pemuatan

Tahukah kalian bahwa ternyata ada pihak pengelola media cetak yang tidak memberikan informasi kepada penulis bahwa karyanya telah dimuat? Sehingga, kalian harus benar-benar teliti mengecek secara berkala setiap tanggal rubrik yang memuat, karena siapa tahu naskah kalian berhasil di muat di media cetak tersebut.

  • Terus Berlatih Meningkatkan Kualitas Tulisan

Cara jitu mengirimkan naskah puisi, cerpen, opini ke media cetak yang terakhir adalah dengan terus berlatih menulis. Upaya ini sangat harus dilakukan oleh pemula yang baru saja terjun ke dunia tulis menulis dan berniat mengirimkan naskah ke media cetak demi mendapatkan royalti.

Cara berlatihnya adalah dengan banyak membaca semua tulisan yang sudah termuat di media cetak tersebut. Pahami karakteristiks setiap judulnya, baca dan pahami sejenak. Lalu cobalah menulis secara terus menerus demi mendapatkan hasil maksimal. Seiring itu, kalian juga bisa mencoba untuk mengirimkan hasil berlatih tersebut ke media cetak, barang kali layak muat. Jadi, jangan sampai patah semangat atau berhenti di tengah jalan.

Selanjutnya, bagaimana cara mengirim naskah ke media online? 

Cara Mengirim Puisi  Cerpen, dan Opini ke Media Online

Mengirim tulisan online

Semua caranya sama seperti yang ditulis diatas. Namun, yang berbeda adalah kalian harus tau, media online apa saja yang menerima karya tulis kita. Nah, saya sudah merangkum Media online yang menerima karya kita baik puisi, cerpen, opini, maupun artikel ringan. 

Langsung saja baca >> Media Online yang Membayar Tulisan Kita Hingga Jutaan Rupiah 

Sekian ulasan tentang cara mengirimkan tulisan ke media cetak yang saya uraikan. Semoga bagi siapapun yang membacanya dapat mejadi sumber referensi maupun inspirasi tersendiri. Jangan lupa untuk senantiasa menata niat dalam melakukan suatu hal dan diiringi dengan doa. Semoga sukses!



Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Harap berkomentar dengan baik ya, jangan lupa berkunjung lagi