Jumat

JumatT09.38

Mengenal 7 Alat Musik Tradisional Nusantara


Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan budaya. Berbagai suku bangsa dari Sabang sampai Merauke tentu memiliki budayanya masing-masing. Baik bahasa, pakaian, adat hingga alat musik. Membahasan tentang alat musik, pasti banyak dari kalian yang belum mengenal tujuh alat musik tradisional nusantara bukan?

Adanya alat musik di setiap daerah menjadi lambang dari daerah tersebut. Sehingga dengan mudah dikenal oleh daerah lain dan harus dilestarikan. Bahkan, ada beberapa alat musik tradisional nusantara yang sudah mendunia dan kerap kali menjadi pengiring lagu kebangsaan di negara lain. Penasaran? berikut ini daftar 7 alat musik tradisional nusantara yang sudah mendunia, penting untuk kalian ketahui:

1. Angklung




Tahukah kalian alat musik yang diberi nama ‘Angklung’? Mungkin sebagian besar dari kalian sudah mengetahuinya namun belum pernah menjumpai atau memegangnya secara langsung. Angklung berasal dari Jawa Barat. Bahkan, angklung menjadi salah satu alat musik fenomenal yang paling banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia.

Bagaimana cara memainkan angklung? Cara memainkannya tidak lain adalah dengan digoyangkan. namun, untuk bisa menghasilkan kombinasi suara yang merdu, kalian harus menggoyangkannya sesuai dengan ritme dan tangga nada. Tidak hanya itu, angklung bahkan kerap kali menjadi salah satu alat musik pendamping untuk mengiringi berbagai pergelaran musik nusantara hingga mancanegara. Oleh karena itu, tidak mengherankan apabila banyak turis luar negeri yang turut mengenal angklung.

2. Serune Kalee


Saat pertama kali mendengar nama “Serune Kalee” apakah kalian bisa langsung tahu, nama apakah itu? Pasti tidak banyak yang tahu, bukan? Serune Kalee adalah sebuah alat musik berbentuk panjang dengan ujung lancip dan di ujung lainnya bulat pipih. Alat musik Serune Kalee berasal dari Aceh dan cara mainkannya adalah dengan ditiup. Serune Kalee memang menyerupai seruling namun, suara yang dihasilkan jelas berbeda.

Bahkan, tahukah kalian bahwa Serune Kalee bisa dapat menghasilkan berbagai bunyi. Salah satunya adalah aerofon serta masih banyak lagi. Apabila kalian belum pernah mengetahuinya, silahkan mencari suara yang dihasilkan oleh Serune Kalee di Youtube. Apabila ingin belajar, kalian bisa datang ke sanggar seni terbaik di kota kalian.

3. Aramba



Alat Musik Tradisional dari Sumatera Utara adalah Aramba. Bagi kalian yang berasal dari Sumatra Utara pasti tidak asing, bukan dengan alat musik yang bernama ‘Aramba’? Alat musik ini berbentuk bulat berwarna hitam dengan bagian tengah yang sedikit menonjol. Alat musik tradisional nusantara ini sering kali dijadikan pengiring untuk upacara adat maupun pernikahan. Lantas, apakah kalian tahu cara memainkannya.

Untuk bisa memainkan Aramba, kalian harus memahami teknik pukul dengan baik dan benar. Biasanya Aramba selalu berdampingan dengan alat musik lain. Jika kalian berada di wilayah Sumatra Utara, kalian bisa mengetahui secara langsung bentuk dan bunyi yang dihasilkan oleh Aramba. Namun, kalian juga bisa menonton berbagai pergelaran musik dengan iringan Aramba di berbagai channel Youtube.

4. Saluang





Masih berkutat dengan alat musik tradisional nusantara yang cara bermainnya dengan ditiup. Apakah itu? yakni Saluang. Alat musik ini berasal dari Minangkabau dan bentuknya menyerupai seruling. Namun, perlu kalian ketahui bahwa bunyi yang dihasilkan oleh Saluang berbeda dengan seruling. Pasalnya, Saluang menghasilkan bunyi yang disebut dengan aerophone.

Untuk bisa memainkannya, kalian harus memahami dahulu bentuk dari Saluang ini. Pasalnya, pada permukannya terdapat empat lubang yang setiap lubangnya terdapat pengaturan nada. Oleh karena itu, demi menghasilkan bunyi yang merdu, kalian harus melatih keluwesan jari. Serta jangan bosan untuk berlatih dengan benar agar bisa turut serta mengiringi berbagai pergelaran musik yang diadakan di berbagai wilayah.

5. Gendang Panjang



Alat musik Gendang Panjang berasal dari Kepulauan Riau. Sesuai dengan namanya, gendang panjang adalah alat musik yang berbentuk gendang namun berukuran panjang. Alat musik ini biasa digunakan dengan cara dipukul dan kerap kali digunakan untuk mengiringi berbagai tari tradisional. 

Gendang Panjang memiliki dua sisi yang yang sisi atas memiliki ukuran panjang, sedang sisi lainnya relatif kecil. Ukuran gendang ini sekitar dua belas inci dan terbuat dari kayu Marbau yang tahan lama serta keras, sehingga tidak mudah keropos. Kalian juga harus tahu bahwa sisi gendang induk pada alat musik ini memiliki kulit yang terbuat dari kulit sapi, sedang sisi lain berasal dari kulit kerbau. Untuk mendapatkan bunyi khas, pemain gendang panjang harus memukulnya dengan dua potong rotan.

6. Gambus

Pada poin pertama disebutkan bahwa angklung merupakan alat musik tradisional nusantara yang banyak dikenal masyarakat, maka gambus juga tidak tertinggal. Gambus sebenarnya berasal dari Timur Tengah, namun dalam perkembangannya, alat musik ini sering digunakan di daerah Aceh dan Sumatera. Yang menghasilkan bunyi korfodon yang jika didengar sekilas mirip petikan gitar. Bahkan, pada jaman dahulu, alat musik ini kerap kali menjadi media dakwah yang dilakukan oleh tokoh-tokoh ternama.

7. Alat Musik Bonang

Apabila kalian senang melihat pergelaran tari tradisional, maka pasti pernah melihat alat musik bonang. Alat musik yang berasal dari Jawa ini terbuat dari logam perunggu yang kerap kali beriringan dengan gamelan. Bahkan, alat musik ini juga kerap kali disangkut pautkan dengan hal-hal mistis.

Ketujuh alat musik tradisional nusantara yang ada di atas, sudah seharusnya kalian kenal. Bahkan, sebagai generasi bangsa sekaligus masyarakat berkewarganegaraan Indonesia bisa memainkannya. Apabila kalian ingin belajar lebih jauh perihal alat musik, kalian bisa bergabung bersama sanggar seni terdekat di kota kalian masing-masing, ya? serta selalu jaga warisan kebudayaan dari nenek moyang tersebut agar kelak tetap bisa dikenal oleh generasi berikutnya. Semoga ulasan di atas bermanfaat, terima kasih.


Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Harap berkomentar dengan baik ya, jangan lupa berkunjung lagi