T20.51

Cara Jitu Memperbaiki Aki Kering dengan Mudah

Cara memperbaiki aki kering

Cara Memperbaiki Aki Kering - Apabila di dalam dunia otomotif pastinya komponen yang satu ini sudah tidak asing. Salah satu komponen yang bisa dikatakan sebagai jantung dari suatu kendaraan atau mesin. Tanpa alat yang satu ini mungkin sebuah kendaraan/mesin tak akan bisa berjalan bahkan menyala. Komponen tersebut adalah akumulator atau yang kerap disebut aki atau accu. 

Aki merupakan alat yang dapat menyimpan energi yang nantinya akan disuplay pada komponen lain. Terdapat  dua jenis, yakni aki kering dan aki basah. Keduanya menggunakan cairan air accu, namun pada aki kering cairan berbentuk gel. Perbedaan lain terletak pada perawatan, aki kering perawatannya dapat dilakukan secara bebas, tidak perlu rutin seperti aki basah. 

Inilah Beberapa Penyebab Aki Kering Cepat Rusak

Aki kering memang didesain lebih praktis dan awet, namun bukan berarti tidak memerlukan perawatan.  Dari hal tersebut mungkin ini yang menyebabkan sejumlah pengguna aki kering terkadang lalai untuk melakukan perawatan. Sehingga timbul masalah pada aki kering seperti drop atau rusak. Beberapa hal yang dapat menjadi penyebab aki kering drop.

1. Kendaraan/mesin Jarang Digunakan

Suatu kendaraan atau mesin yang jarang digunakan maka bisa menyebabkan aki kering yang didalamnya menjadi drop atau bahkan mati. Ha ini disebabkan karena aki tdak akan mengalami proses elektrokimia. Dimana seharusnya didalam aki kering terjadi proses perubahan dari kimia menjadi listrik dan sebaiknya. Jika terjadi demikian maka aki kering tidak akan memiliki daya.

2. Usia Aki 

Meskipun aki kering lebih awet dibandingkan dengan aki basah, namun aki kering juga memiiki batas usia normal aki. Pada umumnya aki kering bisa satu hingga tiga tahun dengan perawatan yang baik dan benar. Namun jika tidak dilakukan perawatan pada aki kering maka dalam waktu singkatpun aki kering bisa drop atau rusak.

3. Modifikasi Berlebihan

Aki atau accu adalah sumber utama yang dapat menghasilkan listrik untuk sejumlah komponen kendaraan/mesin seperti lampu, klakson dan sebagainya. Jika penggunaan daya untuk lampu atau aksesoris lainnya terlalu besar dan kerap digunakan maka aki kering juga akan mudah untuk drop. Untuk itu menggunakan akesoris pada suatu kendaraan/mesin harus diperhatikan sesuai dengan kapasitas aki.

Cara Memperbaiki Aki Kering yang Ngedrop dengan Mudah

Apabila aki kering sudah dalam kondisi yang drop, hal pertama yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan pengisian daya dengan menggunakan aliran listrik.  Adapun cara yang dapat digunakan untuk mengatasi aki kering yang dalam kondisi drop.

  • Lepas kan aki dari kendaraan/mesin, dan siapkan charger khusus aki. Dan charger aki ini telah tersedia di toko otomotif/eletronik secara bebas. 

  • Sambungkan  kabel aki pada ktub negatif dan juga kutup positifnya secara baik dan benar. Kabel yang berwarna merah adalah untuk kutub positif (+) dan kabel hitam adalah untuk kutub negatif (-). 

  • Sesuaikan daya atau besarnya tegangan saat melakukan pengisian energi aki kering.

  • Hitung dengan tepat untuk lamanya pengisian aki. Umunya pada aki kering untuk kendaraan mobil adalah sekitar 12 jam, sedangkan untuk kendaraan roda dua sekitar  4 jam.

Cara Menjaga dan Mempertahankan Kualitas Aki Kering Agar Tidak Mudah Rusak

Langkah di atas tidak hanya dapat dilakukan ketika aki drop, namun sesekali pengisian daya aki kering juga dapat dilakukan sebagai bentuk perawatan. Selain pengisian daya pada aki kering, beberapa hal lain nyang juga dapat dilakukan sebagai bentuk perawatan untuk menjaga kualitas aki kering agar tidak mudah drop.

1. Sebelum Menggunakan Kendaraan Untuk Bepergian, Nyalakan Kendaraan Terlebih Dahulu 15 Sampai 20 Menit. 

Hal ini ibarat pemanasan komponen mesin kendaraan sebelum digunakan untuk berkativitas. Namun meskipun tidak digunakan untuk bepergian hal ini juga efektif jika dilakukan setiap hari. fungsinya selain untuk merawat aki kering namun juga untuk merawat komponen lainnya pada kendaraan atau mesin.

2. Perhatikan Beban Kelistrikan Kendaraan/Mesin

Penggunaan aksesosris listrik yang berebihan daam suatu kendaraan/mesin akan mempercepat proses penguapan elektrolit. Hal ini tentunya akan berpengaruh pada usia aki kering. Berap beban kelistrikan harus disesuaikan dengan daya dari aki kering itu sendiri.

3. Melakukan Pengecekan Pada Pengikat Baterai

Kontrol pada bagian ini sangat penting karena bagan ini berfungsi untuk menjga kestabilan aki kering saat kendaraan atau mesin digunakan. Jika perekat baterai ini tidak kencang maka pada saat kendaraan/mesin digunakan aki kering dapat berpotensi berubah-ubah. 

4. Bersihkan Bagian Terminal Aki Kering 

Selain pemeriksaan pengikat baterai, yang juga harus diperiksa secara rutin bulanan adalah masalah terminal aki yang bebas korosi. Korosi atau lebih sering kita sebuat dengan perkaratan adalah kerusakan logam yang salah satunya adalah akibat reaksi suatu logam dengan berbagai zat. 

5. Keamanan Dari Alternator Regulator Aki Kering

Altenator memiliki fungsi sebagai titik putaran dari mesin ke bentuk listrik, sedangkan untuk regulator berfungsi sebagai stabilizer arus pengisian. Kedua hal tersebut harus dalam konidis yang baik agar pengisian normal. Apabila terjadi masalah dengan salah satu diantara kedua komponen tersebut, maka aki kering akan bekerja lebih extra dan itu yang menjadikan mudah drop. 

Mudah bukan? Aki kering memang memiliki keunggulan dibandingkan aki basah, baik dari segi resiko yang membahayakan atau juga dari segi perawatan. Namun pada dasarnya baik aki kering atau aki basah tetap saja harsu diakukan perawatan atau peremajaan agar kualitas dari aki tetap terjaga. Ketika melakukan perawatan akipun juga harus memperhatikan keselamatan diri kita. Itulah cara-cara mudah yang dapat dijadikan panduan untuk mengatasi masalah aki kering, selamat mencoba.

Related Posts