Senin

SeninT05.03

Mengenal Teks Drama Monolog yang Baik dan Benar

Teks Drama Monolog

Teks Monolog - Pernah mendengar istilah teks drama monolog? Pasti kalian tidak asing dengan istilah tersebut, bukan? Teks drama monolog ini sangat sering dijumpai pada sebuah drama. Namun, meski begitu masih sedikit yang memahami teks drama monolog, sehingga sering kali mengalami kesalahan saat diminta untuk membuat teks drama monolog.

Pengertian Teks Monolog dalam Sebuah Drama

Kata monolog, sebenarnya tidak hanya akrab didengar di teks drama saja, melainkan dikehidupan sehari-hari. Apabila kalian sering melihat standup comedy, maka tanpa disadari kalian sedang mendengarkan percakapan monolog. Percakapan ini bentuk dilakukan dengan sendirinya dan tanpa ada lawan bicara yang menanggapi apa yang sedang kalian katakan.

Mudahnya, teks monolog adalah sebuah percakapan tunggal antara seseorang dengan dirinya sendiri. Kebanyakan, teks monolog memang sering kali dikatikan dengan sebuah pentas drama. Namun, kenyataannya, sebuah percakapan monolog bisa juga disajikan dalam sebuah teks. Bahkan, ada berbagai contoh teks monolog yang bisa kalian pelajari diberbagi referensi.

Lantas, apa menariknya dari sebuah teks monolog? Perlu kalian pahami, sekalipun monolog, sebuah teks drama maupun adegan tidak akan merasa mati. Pasalnya, penggunaan teks monolog ini dibangun berdasarkan emosi dan pesan yang bisa ditangkap dengan mudah oleh pendengar maupun pembaca. Oleh karena itu, sebuah teks monolog harus dibuat dengan benar agar pembaca maupun pendengar merasa tergugah.

Arti monolog jika dijabarkan menurut para ahli adalah diartikan sebagai percakapan yang dilakukan oleh satu orang dengan diri sendiri. Akan tetapi, jika ditelaah secara etimologis, “monolog” berasal dari bahasa Yunani. Adapun berasal dari kata “mono” yang memiliki arti “satu” dan kata “legein” yang artinya “berbicara”. Oleh karena itu, secara keseluruhan monolog diartikan sebagai percakapan yang dapat dilakukan oleh seseorang dengan diri sendiri, baik melalui cermin maupun di dalam hati.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Saat Membuat Teks Monolog

Untuk bisa membuat teks monolog yang baik dan benar, kalian tidak hanya cukup mengetahui artinya saja. Pasalnya, tidak semua orang bisa membuat teks monolog yang menarik dan berkesan saat disampaikan dalam sebuah drama. Apabila kalian ingin membuat teks drama monolog, berikut ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat membuat teks monolog. Apa saja?

  • Tentukan Tujuan Membuat Teks Drama Monolog

Seorang pembuat teks monolog tidak boleh asal-asalan dalam membuatnya. Sebab, hal tersebut akan berakibat fatal dan akan merusakan teks-teks lainnya. Untuk bisa membuat teks drama monolog yang baik dan benar, kalian harus menentukan tujuan dibuatnya teks monolog tersebut. Misalnya, untuk mengungkapkan isi hati tokoh, menjelaskan keadaan dan lain sebagainya.

  • Pikirkan Awal, Pertengahan dan Akhir Monolog

Perlu kalian pahami, sebuah teks drama monolog yang baik adalah harus memiliki bagian awal, tengah dan akhir yang jelas. Sebagaimana sebuah cerita singkat, teks drama berbentuk monolog harus memperlihatkan transisi yang jelas. Baik mulai awal hingga akhir. Seperti misalnya pembaca monolog harus mampu mengungjao fakta yang ada dan membawakan teks drama monolog agar terdengar bertujuan.

  • Baca Contoh-Contoh Teks Drama Monolog yang Berkualitas

Hal penting bagi kalian yang hendak membuat teks drama monolog tetapi masih pemula, maka jangan asal membuatnya. Alagnkah baiknya jika kalian banyak membaca contoh teks drama yang menggunakan monolog berkualitas. Sebagai rekomendasi, kalian bisa membaca karya novelis terkenal maupun teks penulis drama yang karyanya sudah banyak difilmkan.

  • Awali Teks Drama Monolog dengan Kalimat yang Menarik Minat Audience atau Pembaca

Kemudian, kalian juga harus mampu mendapatkan perhatian audience maupun pembaca saat membaca maupun mendengar teks monolog kalian. Kalian harus ingat bahwa kalimat pembuka teks monolog akan menentukan monolo selanjutnya. Lantas, bagaimana cara membuat teks monolog yang menarik? Yakni kalian bisa mengawalinya dengan mengungkap fakta yang ada.

  • Gunakan Bahasa dan Suara Karakter

Tahukah kalian jika sebuah teks monolog yang baik dan benar harus ditulis berdasarkan salah satu karakter? Bahkan, dalam teks drama monolog, kalian harus mengerahkan semua ekspresi serta keunikan suara hingga bahasa karakter. Pasalnya, karakter suara yang kuat, mampu untuk memperkaya warna, prespektif dan konteks dibuatnya sebuah monolog.

  • Tambahkan Detail dan Deskripsi yang Dibutukan

Selain itu, kalian juga harus ingat bahwa pembaca ataupun audience tidak selalu bisa membayangkan apa yang terjadi dalam sebuah teks drama. Oleh karena itu, teks drama monolog yang kalian buat adalah salah satu cara untuk membantu pembaca maupun audience memahami keadaan dalam sebuah alur cerita. Untuk bisa menjelaskannya, kalian harus belajar mendeskripsikan sebanyak mungkin hal yang mudah ditangkap khalayak.

  • Sunting Teks Drama Monolog

Hal penting terakhir yang harus kalian perhatikan dengan benar adalah sentuhan suntingan. Ketika kalian sudah selesai membuat teks drama monolog, jangan langsung dipublikasikan atau diperankan dalam drama. Melainkan, kalian harus menyuntingnya lebih dahulu. Bagaimana cara menyunting teks drama monolog yang benar? Salah satu caranya adalah dengan membaca ulang dari awal hingga akhir. Kalian juga bisa turut membaca teks monolog yang telah kalian buat sendiri dengan suara yang lantang.

Bagaiamana, setelah membaca ulasan di atas apakah kalian sudah memahami teks drama monolog yang baik dan benar? Jika sudah, maka kalian bisa belajar dan berlatih membuat teks drama monolog. Jangan lupa untuk melihat berbagai contoh teks drama yang menggunakan monolog agar skill menulis teks monolog kalian bisa terasah dengan cepat. Semoga ulasan di atas bermanfaat dan membantu, ya?

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Harap berkomentar dengan baik ya, jangan lupa berkunjung lagi