Selasa

SelasaT09.42

Cara Mudah Memilih Reksadana Terbaik untuk Pemula

Cara Memilih Reksadana terbaik

Bagi teman-teman yang ingin memulai berinvestasi reksadana, mungkin sudah banyak membaca artikel-artikelku tentang Reksadana. Namun, di kesempatan kali ini aku akan mengupas lebih khusus tentang bagaimana cara memilih reksadana terbaik yang cocok untuk pemula. Tentunya kalian harus membaca artikel ini hingga selesai ya.

Investasi reksadana online kini tengah menjadi trend di masyarakat, hal ini karena kemudahan dalam berinvestasi, yakni kita cukup menyediakan sejumlah modal untuk dikelola oleh manajer investasi berdasarkan jenis reksadana yang dipilih. Hal yang pertama kali harus kita ketahui di mana kita bisa menaruh dana untuk berinvestasi reksadana?

Salah satu penyedia reksadana terbaik menurutku adalah Pluang.com di mana, Pluang menyediakan reksadana yang premium dan tidak ditemukan di tempat lain, dengan keamanan yang terjamin, sehingga membuat calon investor tidak perlu khawatir untuk menginvestasikan dananya di Pluang.com . Selain itu, minimum investasinya juga terjangkau, loh. Mulai dari 15.000 atau seharga segelas kopi saja, kita bisa mulai belajar berinvestasi reksadana online terbaik di Pluang.

Yang aku suka juga, dengan berinvestasi reksadana di Pluang.com, kita juga ikut berkontribusi untuk kemajuan bangsa. Lho, kok bisa? Karena dana kita akan dikelola dengan baik dan dialokasikan ke obligasi pemerintah serta deposito bank BUMN.

Cara Memilih Reksadana Terbaik Untuk Pemula

Oke, lanjut ke pembahasan tentang cara memilih reksadana terbaik untuk pemula. Berikut tips-tipsnya:

1. Tentukan Jenis Reksadana

Sebagai seorang pemula, kita harus mengenal terlebih dahulu jenis-jenis reksadana. Yakni ada reksadana pasar uang, obligasi, saham, syariah, dan pendapatan tetap.

Reksadana Pasar uang : Adalah salah satu jenis reksadana yang mengalokasikan dana investor untuk dibelikan produk instrumen pasar uang seperti obligasi pemerintah, obligasi korporasi, deposito, dan lain sebagainya.

Reksadana Obligasi : Reksadana jenis ini mengalokasikan dana untuk dibelikan surat hutang dan surat-surat berharga

Reksadana Saham : Yakni salah satu jenis reksadana yang dikumpulkan oleh manajer investasi untuk dibelikan saham yang tercatat oleh Bursa Efek Indonesia.

Reksadana Syariah : Reksadana Syariah lebih menekankan kepada produk-produk reksadana yang sesuai syariat islam, untuk teman-teman muslim yang tetap ingin aman sesuai akad-akad dalam ekonomi islam.

Reksadana Pendapatan Tetap : Dana investor akan dialokasikan untuk produk obligasi dan sukuk berbasis hutang.

2. Ketahui Resiko Produk Reksadana

Aku sering bilang, tidak ada satu hal pun di dunia yang lepas dari resiko. Semua memiliki resiko masing-masing, apalagi dunia bisnis dan investasi seperti ini. Sehingga kita perlu memahami resiko masing-masing produk reksadana.

Reksadana Saham memiliki annual return yang tinggi, dan sangat menguntungkan, tapi sifatnya sangat fluktuatif, sehingga sewaktu-waktu dapat anjlok, itulah resikonya. Sedangkan reksadana obligasi cenderung lebih stabil, dan reksadana yang minim resiko bahkan nyaris tidak ada, yakni reksadana pasar uang. Namun, reksadana pasar uang memiliki return yang kecil, tidak seperti produk-produk reksadana yang lain.

3. Pahami Trend di Pasar

Sebagai seorang pemula, maka kita harus bisa melihat pasar, reksadana apa yang sedang trending dan bergerak positif, maka kita bisa memilih reksadana tersebut untuk menjadi passive income untuk masa depan. Hal ini dilakukan, agar kita tidak memilih reksadana secara random yang akhirnya bukannya untung justru membuat buntung.

4. Memilih Manajer Investasi Terbaik

Nah, hal terakhir yang harus dipertimbangkan adalah ini. Kalian bisa memilih manajer investasi terbaik untuk mengelola investasi reksadana kalian. Bisa dengan mencari terlebih dahulu review-review di Internet sebelum memilihnya.

Sekian, semoga artikel kali ini bisa menambah wawasan teman-teman untuk sukses di bisnis investasi reksadana. Jika ada pertanyaan, silakan komentar di kolom yang disediakan.

Have a nice day

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Harap berkomentar dengan baik ya, jangan lupa berkunjung lagi