Selasa

SelasaT11.53

6 Cara Ternak Cacing Darah dengan Mudah

Cara ternak cacing darah

Aktivitas beternak cacing darah saat ini menjadi komoditas ternak terpopuler saat ini. Alasannya karena banyaknya permintaan cacing darah untuk makanan ikan. Khususnya jenis ikan hias yang saat ini diminati banyak orang. 

Fenomena tersebut membuat peternak cacing darah tampak bersemangat beternak cacing tanah. Sementara itu, bagi orang yang ingin beternak cacing darah. Berikut ini cara ternak cacing darah yang mudah dilakukan:

1. Memilih Benih Cacing Darah Dengan Benar

Memilih benih cacing darah dengan benar adalah suatu keharusan bagi orang yang ingin memulai beternak cacing darah. Hal ini dapat menghasilkan cacing darah dewasa dengan kualitas terbaik. Alhasil, cacing darah yang dipakai untuk makanan ikan memiliki kandungan gizi yang tinggi. Jadi, membuat pertumbuhan ikan hias menjadi semakin bagus.

Ciri benih cacing darah adalah sebagai berikut:

  1. Memiliki ketahanan tubuh yang tertinggi.
  2. Benih cacing darah dapat bergerak dengan lincah.
  3. Kemudian, cacing darah dapat tenggelam secara otomatis.

Bagi calon peternak cacing darah yang bingung memilih benih cacing darah yang tepat, peternak dapat mencarinya di pasar hewan, maupun toko belanja daring. Sementara, untuk masalah harga benih cacing darah bervariasi. Hal itu tergantung jenis dan kualitas bibit cacing darah.

2. Melakukan Pemisahan Benih Cacing Darah

Setelah melakukan pemilihan benih cacing darah, maka selanjutnya peternak cacing darah bisa masuk ke tahap berikutnya yakni memisahkan benih cacing dengan kulit ari. Tujuannya, supaya benih cacing darah terhindar dari kontaminasi kuman. Jika terkontaminasi, tentu dapat menyebabkan cacing darah tidak dapat berkembang biak dengan baik.

Lalu, cara memisahkan benih cacing darah yakni lakukan pemisahan kulit ari dan cacing darah ke dalam ember berisi air. Proses tersebut, berlangsung selama 2 hingga 3 hari saja. Peternak bisa juga meminta penjual benih cacing darah langsung melakukan pemisahan cacing darah supaya lebih praktis.

3. Buatlah Tempat Beternak Cacing Darah

Membuat tempat beternak cacing darah menentukan keberhasilan beternak cacing darah. Hal ini karena, peternak harus membuat sarana untuk beternak cacing tanah. Agar tingkat keberhasilan beternak cacing tanah lebih tinggi.

Adapun sarana yang tepat untuk dijadikan peternakan cacing darah adalah air bersih yang ditempatkan dalam tempat berbahan plastik. Agar cacing darah lebih nyaman dengan tempat tinggalnya. Jadi, akan menghasilkan cacing darah dengan kualitas terbaik. Dibandingkan dengan cacing darah yang diternak di air berlumpur yang mempunyai kualitas kurang bagus.

4. Memindahkan Benih Cacing Darah ke Tempat lain

Bila ketiga cara ternak cacing darah telah dilaksanakan dengan baik, maka langkah berikutnya adalah memindahkan benih cacing darah ke tempat lain. Fungsinya adalah untuk mempertahankan mutu benih cacing darah agar lebih bagus. Lalu, cara memindahkan benih cacing darah adalah sebagai berikut:
Pakailah alat jaring mini ataupun alat spatula khusus ikan untuk memindahkan benih Cacing darah.

Lakukan pemindahan secara perlahan-lahan agar cacing darah tidak merasa tertekan.
Tidak boleh mengambil benih pakai tangan karena akan merusak kualitas benih cacing darah. Pindahkan bibit secara kilat supaya benih cacing tidak mengalami tekanan hebat.

5. Cara memelihara & Merawat Cacing Darah

Cara memelihara & merawat cacing darah sangat mudah, hanya membutuhkan ketelitian tinggi. Peternak harus memperhatikan keadaan air lebih bening. Agar mencegah kematian benih cacing darah akibat kekurangan asupan oksigen. Selain itu, peternak cacing darah juga mesti memperhatikan asupan makanan cacing darah supaya pertumbuhan cacing darah lebih maksimal.

Jadi, akan menghasilkan cacing darah yang bermutu tinggi. Sementara itu, makanan yang cocok untuk cacing darah adalah makanan cacing organik yang sudah terfermentasi, bisa juga menambahkan bubuk perikanan agar menambahkan nutrisi ke dalam makanan. Alternatif lainnya peternak bisa memakai sisa pembuatan tahu untuk digunakan sebagai makanan cacing darah.

6. Proses Memanen Hasil Cacing darah

Setelah kelima proses beternak cacing darah telah dilakukan, maka tibalah saatnya peternak  memanen hasil cacing darah. Cara panen cacing darah memerlukan teknik khusus. Tujuannya agar hasil panennya lebih maksimal. Berikut ini adalah teknik panen cacing darah:

  • Panen Cacing darah yang sudah berumur 70 sampai dengan 75 hari.
  • Kemudian pindahkan kelompok cacing yang siap dipanen secara perlahan.
  • Tutuplah kembali tempat untuk beternak cacing darah.
  • Lalu, lapisi dengan kain berwarna tidak terang. Agar cacing yang belum dipanen tidak tertekan.

Demikian, pembahasan lengkap mengenai cara ternak cacing darah. Langkah ini bisa menginspirasi pembaca untuk mencoba usaha ternak cacing darah sebagai solusi alternatif di tengah banyaknya orang Indonesia yang masih menganggur. Tujuannya agar masyarakat dapat kembali mendapatkan penghasilan. Walaupun, hanya tinggal di rumah.

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Harap berkomentar dengan baik ya, jangan lupa berkunjung lagi