Senin

SeninT17.11

Belajar Cara Ternak Burung Puyuh dengan Mudah

Cara ternak burung puyuh

Beternak dapat menjadi peluang menjanjikan bagi masyarakat yang ingin memulai usaha. Tergantung jenis hewan yang diternakkan, modal yang dibutuhkan juga beragam. Salah satu dengan biaya cukup terjangkau adalah beternak burung puyuh. Cara ternak burung puyuh cukup sederhana dan tidak jauh berbeda dari burung lainnya.

Burung puyuh dibudidayakan agar mendapatkan telurnya untuk nanti dijual. Bagi pemula yang ingin mengetahui bagaimana menjalankan usaha ini dari rumah harus mempersiapkan semuanya dengan matang. Berikut itu beberapa langkahnya berikut ini.:

1. Menyediakan Kandang

Persiapkan kandang yang diperuntukkan bagi burung puyuh. Kandang merupakan hal utama yang harus ada sebelum mulai beternak hewan. Gunakan bahan seperti rangka baja yang ringan atau kayu untuk membuat kandangnya. Usahakan kelembaban yang ada dalam kandang berkisar 50 hingga 80 persen dengan suhu yang normal yaitu 20 sampai 25 derajat.

Beri penerangan yang cukup, 25-40 w untuk siang hari, sedangkan untuk malamnya sekitar 40-60 w. Perlu diingat bahwa peternak memerlukan beberapa kandang untuk burung puyuh. Pertama untuk pembibitan, kedua untuk tempat tinggal induk, ketiga untuk anak-anaknya.

2. Memilih Jenis Puyuh yang Ingin Diternak

Pastikan memilih bibit yang tepat untuk memulai beternak. Cara ternak burung puyuh juga memerlukan bibit unggul agar telur  serta anakan yang dihasilkan juga berkualitas. Pemilihan bibit dapat disesuaikan dengan tujuan dari budidayanya. Apabila ingin mengambil telurnya saja, pilih indukan yang sehat dan terbebas dari penyakit keturunan.

Bibit budidaya untuk mengambil dagingnya dapat memilih indukan yang tidak menghasilkan telur lagi. Terakhir, jika ingin mengambil telur untuk ditetaskan pilihlah indukan dengan sifat aktif serta memiliki kualitas produksi telur yang baik. Pilih juga jantan yang matang sehingga siap membuahi puyuh betina.

3. Pemeliharaan Kandang Burung Puyuh

Lakukan pembersihan secara rutin pada kandang. Kesehatan hewan ternak dapat dipengaruhi oleh tempat tinggalnya, maka hal ini wajib diperhatikan dan dipelihara secara seksama. Kandang yang sudah mulai kotor dapat segera dibersihkan. Vaksinasi juga perlu dilakukan untuk mencegah burung puyuh dari kuman penyakit yang menyerang.

4. Pemberian Pakan

Sediakan pakan yang dapat memenuhi kebutuhan gizi dari hewan ternak. Cara ternak burung puyuh juga perlu memperhatikan aspek kecukupan gizi. Ada dua jenis makanan yang dapat dikonsumsi oleh burung puyuh, yakni makanan dalam bentuk tepung serta pelet.

Makanan berbentuk tepung bisa diberikan untuk bayi berusia kurang dari tiga minggu. Makanan dengan bentuk pelet (butiran) diperuntukkan bagi yang sudah di atas tiga minggu. Pakan untuk burung puyuh tidak sulit didapatkan dan bisa dibeli dari berbagai petshop. Berikan pakannya pada pagi dan sore.

5. Memanen Burung Puyuh

Biarkan terlebih dahulu telur yang sudah dikeluarkan oleh indukan. Telur yang dihasilkan oleh burung puyuh bisa dipanen setiap hari, terutama bagi burung yang sedang aktif memproduksi telur. Beri kesempatan bagi induknya untuk mengerami hingga menghasilkan anakan.

Semakin banyak burung yang lahir, akan semakin besar peluang untuk menghasilkan telur yang nantinya dapat dikonsumsi atau dijual. Letakkan anakan yang telah lahir pada kandang khusus, sehingga lingkungannya lebih nyaman untuk perkembangannya. Berikan makanan yang lembut dari tepung serta pastikan air minumnya cukup.

Itulah informasi seputar cara ternak burung puyuh. Burung ini masih banyak digemari, karena membutuhkan modal yang tidak banyak serta hasil telurnya yang lezat untuk dikonsumsi. Selain menghasilkan telur, burung puyuh juga mulai sulit untuk ditemukan di Indonesia. Oleh karena itu, beternak burung puyuh dapat menjadi bisnis menjanjikan apabila dipelihara dengan seksama dan konsisten.

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Harap berkomentar dengan baik ya, jangan lupa berkunjung lagi