Rabu

RabuT13.40

Cara Ternak Ikan Gabus Paling Mudah dan Murah

Cara ternak ikan gabus

Ikan gabus memiliki kandungan serat yang sangat baik untuk tubuh. Membudidayakan ikan jenis ini sangat potensial sekali karena ikan gabus banyak dicari restoran yang menyajikan hidangan ikan ini. Usi panen ikan gabus juga sangat cepat dibandingkan dengan jenis ikan tawar lainnya. Berikut ini adalah cara ternak ikan gabus yang harus diperhatikan:

1. Mempersiapkan Kolam Terlebih Dahulu

Cara yang pertama untuk membudidayakan ikan gabus adalah dengan mempersiapkan kolamnya terlebih dahulu. Terdapat banyak sekali media kolam yang bisa dipilih seperti menggunakan drum, terpal, beton, dan lainnya. Kolam yang paling sering digunakan adalah kolam terpal karena murah dan mudah perawatannya.

Kolam terpal tidak bisa langsung diisi dengan air dan ikannya. Hal ini karena, harus dilakukan pengeringan terlebih dahulu untuk menghilangkan hama penyakit. Selanjutnya, kolam diberi cairan GDM dan suplemen lainnya untuk membantu pertumbuhan mikroorganisme di dalam kolamnya.

2. Memilih Bibit Ikan Gabus yang Berkualitas

Memilih bibit ikan gabus memang tidak boleh dilakukan secara sembarang. Peternak harus memperhatikan banyak faktor sebelum memilih bibit ikan. Tentu saja faktor yang tidak boleh diabaikan adalah menentukan jenis kelamin ikan yang akan dipilih. Alangkah lebih baik untuk memilih ikan betina agar nantinya dapat berkembangbiak.

Ciri ikan gabus yang memiliki kualitas baik adalah gerakan ikan tersebut lincah. Lalu, tidak ada hama yang menempel, memiliki ukuran 5 sampai 8 cm, dan ukurannya seragam. Ciri tersebut dapat diperhatikan ketika akan memilih ikan gabus yang dibudidayakan. Pastikan peternak tidak salah dalam memilihnya.

3. Memantau Air Kolam

Air kolam harus diperhatikan karena inilah habitat dari ikan gabus. Kualitas air kolam yang baik akan menentukan keberhasilan ketika panen. Volume air kolam tersebut harus terjaga jangan sampai terlalu penuh atau terlalu sedikit karena mempengaruhi kesetresan dari ikan gabusnya.
Kondisi airnya jika sudah berwarna keruh harus segera diganti agar ikan gabus betah tinggal di kolam tersebut. Tidak hanya itu saja, PH air juga harus selalu dicek. PH yang baik berkisar antara 6 sampai 7,5. Jangan sampai kurang atau lebih karena akan berpengaruh pada ikan yang hidup di dalamnya.

4. Memberikan Pakan Secara Teratur

Ikan gabus tentu membutuhkan makanan untuk dapat tumbuh dan berkembang. Makanan yang biasanya dipakai adalah pelet, ikan teri kecil, dan rayap. Peternak pun dapat meramu sendiri makanan untuk ikan gabus yang berasal dari alam yaitu dengan mencampurkan bekatul, ampas tahu, dan jagung. Ramun tersebut mudah sekali dibuat dan bahannya mudah ditemukan.

Cara ternak ikan gabus yang paling penting adalah memberi makan secara rutin dan sesering mungkin. Hal ini karena, sifat buruk ikan gabus adalah kanibal. Peternak yang lupa memberikan makan kepada ikan gabus akan membuat ikan ini memakan temannya yang ada di kolam tersebut sehingga harus berhati-hati.

5. Panen Ikan Gabus

Panen dapat dilakukan jika usia ikan gabus sudah sesuai dan tubuhnya sudah besar. Peternak yang telah melakukan langkah-langkahnya secara runtut akan mendapatkan hasil panen yang banyak dan memuaskan. Menjual ikan gabus tersebut ke pasaran karena harganya lumayan mahal. Tidak hanya itu saja, restoran betawi pun sangat membutuhkan ikan ini.

Beberapa cara ternak ikan gabus tersebut harus dilakukan secara runtut dan harus dipahami setiap poinnya dengan seksama. Peternak bisa jadi pengusaha yang sukses jika membudidayakan ikan ini karena banyak sekali peminatnya. Ikan ini terus dibutuhkan tanpa mengenal musim sehingga akan sangat menguntungkan sekali.

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Harap berkomentar dengan baik ya, jangan lupa berkunjung lagi