Rabu

RabuT05.34

Pengertian Periodisasi, Tujuan, dan Contohnya


Dalam perkembangan sejarah, tidak bisa dipungkiri pembagian periodisasi. Utamanya  sebagai pemicu adanya titik awal munculnya berbagai macam sejarah yang ada di nusantara ataupun di Indonesia. Meskipun sudah tidak asing lagi mendengar kata periodisasi, tapi masih ada orang yang kebingungan tak kalah menemukan kata sederhana tersebut. 

Lantas apakah pengertian periodisasi itu? Dan apa tujuan awal dari munculnya periodisasi? Simak informasi berikut untuk mengetahui informasinya!

Mengenal Periodisasi Berdasarkan Pengertianya

Bila di bangku sekolah seringkali bapak atau ibu guru sering menjelaskan mengenai proses terjadinya sejarah panjang dari bangsa Indonesia. Entah yang tadi berbentuk sistem kerajaan menjadi sistem seperti sekarang pastinya ada kata periodisasi. Jadi kamu pasti tidak heran lagi bila menemukan kata tersebut.

 Pengertian periodisasi mudahnya dikenal dengan pembagian. Pembagian tersebut berkaitan dengan terjadinya berbagai peristiwa penting di sejarah.

Para sejarawan menerapkan adanya periodisasi untuk mempermudah mengidentifikasi lebih jauh mengenai proses panjang dalam sejarah. Semakin teratur proses periodisasi yang terjadi, maka sejarah yang bisa digali juga bisa lebih dalam. Meskipun begitu, tidak semudah yang kita bayangkan. Karena dalam membentuk periodisasi harus berdasarkan penelitian dan kesepakatan, tidak serta merta langsung diterapkan begitu saja.

Semenjak diterapkan adanya periodisasi dalam sejarah, membuat banyak sekali kejadian-kejadian yang kurang diketahui menjadi terpublikasi secara umum dikalangan para sejarawan. Dampak positif dari adanya periodisasi ini adalah salah satu yang diharapkan dengan diterapkannya sistem tersebut. Faktanya, meski bayak manfaatnya periodisasi masih sering menemui jalan buntu yang sulit diselesaikan. Semangat para sejarawanlah yang membantu mengembangkan periodisasi ini.

Seberapa Penting Adanya Periodisasi? Dan Apa Tujuannya ?

Apabila diantara kamu sering bertanya-tanya sebenarnya apa sih kemudahan yang didapatkan dengan menerapkan sistem periodisasi? Atau apa dampak buruknya apabila sistem periodisasi tidak diterapkan? Kali ini kita akan mempelajari lebih dalam. Bahkan juga akan mendapatkan jawaban  mengenai dampak apa saja yang bisa terjadi bila periodisasi tidak dilaksanakan. Maka dari itu, berikut ini adalah tujuan dibentuknya periodisasi;

Menyusun Berbagai Peristiwa Sejarah

Tujuan utama dari adanya periodisasi adalah sebagai penyusun berbagai peristiwa dalam sejarah. Tidak semua peristiwa dalam sejarah yang saat ini bisa kita baca itu sudah tersusun secara rapi begitu diketahui para sejarawan. Tentunya, melewati berbagai upaya dan juga jerih payah yang akhirnya membuahkan hasil. Hasil tersebut merupakan serangkaian panjang proses pembagian berbagai Periodisasi. 

Bayangkan saja bila keberadaan periodisasi dihapuskan, bisa saja cerita dalam sejarah akan menjadi kacau. Bahkan parahnya, cerita dalam sejarah akan menghilang karena tidak digali lebih dalam.

Mengambil Inti Dalam Sejarah

Sejarah yang sudah terjadi dan menyebar tanpa diketahui kepastiannya, akan membuat seorang sejarawan menjadi bingung karena tidak bisa memperkecil ruang lingkup. Akibat paling fatalnya adalah sejarah yang semestinya bisa diceritakan dengan sederhana harus berbelit-belit dan susah untuk dimengerti. Beruntunglah, sistem periodisasi diterapkan.  Dengan begitu, para sejarawan dapat mempermudah mengemukakan peristiwa penting yang terjadi dalam sejarah.

Mempermudah Memahami Suatu Peristiwa Dalam Sejarah

Bila kamu sering mendapati suatu kejadian dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan kejadian tersebut berkaitan dengan suatu peristiwa, pastinya kamu akan mencari tahu lebih mendalam mengenai sebab akibat terjadinya peristiwa tersebut. Sama halnya dalam proses sejarah, adanya periodisasi bertujuan untuk mempermudah memahami suatu peristiwa dalam sejarah. Informasi sederhana yang didapatkan melalui periodisasi, dapat menjadi alasan peristiwa selanjutnya yang dapat terjadi dalam sejarah. Degitu puzzle-puzzle sejarah yang menyebar dapat disempurnakan menjadi cerita yang utuh.

Membantu Sejarawan Membuktikan Suatu Kebenaran

Terkadang siswa sering menanyakan pertanyaan-pertanyaan konyol yang dapat melakukan jawaban mengenai suatu peristiwa dalam sejarah. Fakta tersebut sudah banyak dibuktikan oleh para tenanga pengajar diberbagai tingkat pendidikan. Sebenarnya tidak perlu bersusah-susah mencari melalui buku tebal. Dengan memanfaatkan periodisasi yang ada, bisa saja jawaban yang dicari ditemukan dengan mudah. Bahkan jawaban menggunakan landasan periodisasi lebih akurat, karena buku-buku tebal diluaran sana sejatinya adalah hasil pembahasan mengenai periodisasi.

Contoh Periodisasi Yang Sering Dijumpai Dalam Kehidupan Sehari-hari

Setelah mempelajari konsep dasar mengenai pengertian periodisasi, dan juga tujuan dari adanya periodisasi. Sekarang, kita harus mempelajari juga contoh-contoh periodisasi yang kebanyakan dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Berikut contoh periodisasi yang banyak dipakai dalam sejarah:

  • Periodisasi zaman pra-aksara
  • Periodisasi mezolitikum
  • Periodisasi orde baru
  • Periodisasi penjajahan Belanda
  • Periodisasi penjajahan Jepang
  • Periodisasi zaman revolusi
  • Dan masih banyak lagi berbagai macam periodisasi.

Setelah kamu mengetahui, begitu banyak hal yang bisa kamu gali lebih dalam melalui periodisasi. Sudah sepantasnya kamu mempelajari dengan benar periodisasi yang terjadi selama ini. Mempelajari sesuatu yang baru akan membawa pengetahuan baru, sama salnya dengan periodisasi semakin kamu menggami lebih detail semakin banyak informasi tersembunyi yang bisa kamu dapatkan. Demikian informasi mengenai periodisasi, semoga bermanfaat.

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Harap berkomentar dengan baik ya, jangan lupa berkunjung lagi