4 TIPE DIABETES MELITUS YANG WAJIB DIKETAHUI -->

Kategori Berita

.

4 TIPE DIABETES MELITUS YANG WAJIB DIKETAHUI

Faisol abrori
Kamis, 16 Desember 2021

Diabetes Melitus, biasa dikenal dengan penyakit kencing manis, merupakan permasalahan yang tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Faktanya, penyakit ini sering menyerang orang dewasa tetapi tidak menutup kemungkinan dapat menyerang anak muda. 

Pasalnya, pengidap penyakit diabetes terus meningkat dari tahun ke tahun. Indonesia menempati peringkat keenam setelah negara India, Brazil, Meksiko, Amerika Serikat dan Tiongkok untuk jumlah pengidap diabetes. 

Penyakit diabetes melitus tergolong sebagai penyakit yang sangat sulit untuk dikendalikan sejak dini. Diabetes melitus terbagi menjadi 4 tipe, yang mana mungkin dari sebagian besar dialami oleh orang-orang disekitar Anda. Lalu apa saja sih 4 tipe diabetes melitus itu, mari simak uraian berikut! 

4 Tipe Diabetes Melitus yang Wajib Diketahui 

Ada beberapa pembagian terstruktur mengenai tipe diabetes. Terdapat diabetes melitus tipe 1, 2, 3 dan juga jenis diabetes yang dialami oleh ibu hamil atau biasa disebut dengan diabetes gestasional. Tidak mudah membedakan diabetes tipe 1, 2 dan 3, lantaran secara genetik tanda-tanda dari ke-3 tipe ini serupa. Perbedaan yang sangat signifikan dari ketiga tipe diabetes melitus adalah dilihat dari penyebab penyakit diabetes itu sendiri. 

Tipe diabetes melitus 1 disebabkan karena keturunan dan tipe diabetes melitus ke-2 disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. Sedangkan tipe diabetes melitus ke-3 disebabkan karena kurangnya suplai insulin ke otak dan untuk tipe diabetes gestasional umumnya terjadi pada ibu hamil. Lebih jelasnya mari simak ulasan mengenai klasifikasi dari 4 tipe diabetes melitus berikut: 

Diabetes  Tipe 1 

Diabetes melitus tipe 1 merupakan  penyakit yang penyebab utamanya karena keturunan. Diabetes tipe 1 ini berjenis penyakit autoimun yang menyerang pankreas karena organ yang memproduksi insulin rusak. Hal ini mengakibatkan tubuh tidak dapat menghasilkan insulin, pada kenyataanya hormon tersebut sangat dibutuhkan oleh tubuh yang fungsinya mengolah gula darah menjadi energi. 

Penyakit diabetes melitus tipe 1 ini dapat juga dipengaruhi oleh faktor genetik dan paparan virus di lingkungan sekitar. Jika keluarga Anda memiliki riwayat penyakit diabetes tipe 1, maka anggota lainnya dapat beresiko tinggi terkena penyakit ini. Umumnya diabetes tipe 1 terjadi pada anak-anak, remaja, sampai orang dewasa, tetapi juga bisa terjadi pada usia berapapun. Penderita dianjurkan untuk mendapatkan suntikan insulin setiap harinya guna mengatasi diabetes. 

Diabetes Tipe 2 

Diabetes tipe 2 ini sangat berbeda dengan diabetes tipe 1. Umumnya diabetes tipe 1 terjadi pada anak-anak dan disebabkan karena keturunan. Sedangkan diabetes tipe 2 ini umumnya terjadi pada orang dewasa sampai dengan lansia, disebabkan karena gaya hidup tidak sehat dan biasa disebut dengan resistensi insulin. Kondisi resistensi insulin dapat diatasi oleh tubuh yang menghasilkan lebih banyak insulin guna menjaga gula darah tetap normal. 

Namun, jika hal ini terus terjadi, pankreas akan kelelahan memproduksi insulin terus-menerus. Akibatnya, organ pada tubuh tak mampu menghasilkan insulin sehingga energi tidak dapat diproduksi dari gula darah. Pada saat itulah penyakit diabetes muncul. Olahraga, pola makan sehat dan obat-obatan merupakan salah satu cara untuk menjaga gula darah agar tetap normal. 

Diabetes  Tipe 3 

Diabetes tipe 3 merupakan kondisi yang disebabkan karena kurangnya suplai insulin ke otak. Kurangnya kadar insulin ke dalam otak menyebabkan penurunan kinerja regenerasi sel otak sehingga terjadinya penyakit alzheimer. Penyakit Alzheimer pada penderita diabetes disebabkan oleh resistensi hormon insulin dan tingginya kadar gula dalam tubuh. Kedua hal tersebut menyebabkan kerusakan organ tubuh, termasuk kerusakan sel-sel otak. Kerusakan sel-sel otak disebabkan karena tidak memperoleh glukosa yang cukup. 

Diabetes Gestasional 

Diabetes Gestasional  adalah jenis diabetes yang pada umumnya dialami oleh ibu hamil. Diabetes gestasional mulai terjadi pada usia kehamilan 24 sampai dengan 28 minggu. Ditandai dengan gula darah yang tinggi pada saat selesai makan. Diabetes gestasional wajib ditangani dengan baik guna mencegah berbagai komplikasi. Risiko tersebut mempengaruhi proses persalinan. Bayi dapat lahir dengan prematur atau bisa jadi ukuran bayi menjadi terlalu besar. Bahkan kadar gula darah yang rendah pada saat bayi lahir. 

Wanita hamil di usia 30 tahun serta memiliki berat badan yang berlebih itu lebih rentan mengalami diabetes gestasional. Sebagian besar diabetes tipe ini jarang menimbulkan gejala dan tanda yang spesifik. Oleh karena itu selalu dianjurkan untuk menjaga pola makan sehat serta nutrisi yang seimbang agar terhindar dari penyakit diabetes. 

Manakah dari ke-4 tipe diabetes di atas yang paling bahaya menurut Anda?  Masing-masing tipe diabetes memiliki gejala dan komplikasi yang berbahaya. Terlebih lagi setiap orang memiliki respon tubuh yang berbeda-beda, untuk itu sangat penting untuk menjaga pola hidup sehat dan olahraga yang cukup. Ini dapat juga dibarengi dengan mengonsumsi ramuan herbal Bio Insuleaf.

 Anda bisa mendapatkan Bio Insuleaf dengan memesan di Instagram @bioinsuleaf.official. Anda pun bisa memesan di Tokopedia Bio Insuleaf atau Shopee Bio Insuleaf. Sekian, semoga artikel ini bermanfaat.