Campus Visit 2021 : Sehari Jadi Anak POLIJE, Ternyata Seru Banget! -->

Kategori Berita

.

Campus Visit 2021 : Sehari Jadi Anak POLIJE, Ternyata Seru Banget!

Faisol abrori
Senin, 27 Desember 2021


Penyelenggaraan Campus Visit POLIJE selalu menjadi hal yang menarik bagi aku pribadi, teman-teman blogger dan pegiat sosial media yang lain. Tahun kemarin, aku juga mengikuti Campus Visit POLIJE 2020. Kalian bisa membacanya di : Mengunjungi Politeknik Negeri Jember, Kampus Vokasi Unggulan di Jember . Nah, Tahun ini Campus Visit POLIJE diadakan lagi, dan aku berkesempatan mengunjungi beberapa TeFa (Teaching Factory), sambil belajar hal-hal baru di sini. 

For Your Information, Politeknik Negeri Jember atau dikenal dengan sebutan “POLIJE” merupakan perguruan tinggi vokasi terbaik di Indonesia. Tentunya pendidikan yang diajarkan di sini berbasis vokasional, yang mengarah pada pengembangan skill mahasiswa. Kerennya lagi, POLIJE memiliki misi untuk menjadi Politeknik Unggul tingkat Asia pada 2035 mendatang. Sejalan dengan misi tersebut, POLIJE membangun ekosistem pendidikan kampus yang berkualitas dan menjalin kerja sama dengan berbagai negara-negara di Asia, seperti Korea, China, Malaysia, dan negara lainnya. 

Ingin tahu kita ngapain aja di kampus vokasi paling keren ini? Yuk, intip serunya belajar hal-hal baru di TeFa Kampus POLIJE. 

Tema Campus Visit 2021 Kali Ini : “Teknologi Terapan” 

Pada Campus Visit 2021 ini, mengangkat tema “Teknologi Terapan”, yakni suatu teknologi yang berfungsi untuk mempermudah dalam menghasilkan berbagai macam aspek di bidang lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat yang saling berkaitan. 

Tefa Close House and Gatchery (Ayam Potong & Petelur/Penetasan Ayam) 

Teaching Factory (TeFa) pertama yang kita kunjungi adalah TeFa Close House and Hatchery. Oh iya, kami berkeliling mengunjungi TeFa yang ada menggunakan bus POLIJE. Nah, di TeFa Close House and Hatchery ini, kita belajar langsung kepada Bapak Bapak Budi Prasetyo, S.pt, Mp, beliau merupakan kepala UPT Pengembangan Pertanian Terpadu. Disini, kita diajarkan langsung mengenai produksi ayam unggul POLIJE. 

Nah, kegiatan ini dalam rangka menyediakan ayam lokal, sesuai visi program studi ini yakni untuk mengembangkan ayam lokal yang ada di jember. Jadi, ayam lokal yang dikembangkan di sini yakni dengan menyilangkan ayam lokal unggul dengan ayam ras. Harapannya, muncul jenis baru yang nantinya bisa memproduksi daging ayam lokal yang memiliki beberapa keuntungan, seperti efisiensi pakan, cita rasa yang terjaga, serta daya jual yang bersaing. 

Di kandang ini, menggunakan perkawinan alami dalam proses perkembangbiakannya, yakni dengan perbandingan jantan dan betina 1:7 hingga 9. Jadi, dalam satu kandang terdapat 1 ayam jantan yang mengawini hingga 7 ekor lebih ayam betina. Di tempat ini juga, setiap harinya dilakukan proses pemberian pakan, memberi minum, serta mengambil telur yang kemudian dibawa ke Unit Penetasan Telur (Hatchery). 

Di Unit Penetasan Telur inilah kita melihat bagaimana proses telur diseleksi, mana yang layak untuk menuju tahap selanjutnya, hingga pada tahap penetasan telur. Pas banget, acara Campus Visit kali ini bertepatan dengan pemanenan anak-anak ayam yang baru menetas. Aaaa lucu banget :) 

Tefa Air Mineral SIP 

Tidak jauh dari TeFa Close House, kita diajak mengunjungi TeFa Air Mineral SIP. Di sini, kita diajak untuk melihat secara langsung pengemasan air mineral SIP, yang merupakan air mineral higenis, hasil produksi POLIJE. Yang berbeda air mineral SIP dengan air mineral lainnya pada proses penambahan oksigen, sehingga tentunya lebih menyehatkan. 

Untuk menambah wawasan, kami ditemani Mas Sholeh, untuk menjelaskan proses penyaringan air mineral di sini. Awalnya, air ditampung dalam tangki berkapasitas 7000 liter, yang selanjutnya disaring menuju tangki kedua, menggunakan pasir mangan dan karbonatik. 

Teknologi Terapan Mobil dan Motor Listrik 

Setelah dari Tefa Air Mineral SIP, kita dibawa untuk melihat secara langsung inovasi teknologi terapan berupa mobil dan motor listrik karya mahasiswa POLIJE. Nah, keren banget, ada 3 kendaraan listrik yang ditunjukkan kepada kami ada 3, yakni mobil listrik berkapasitas 5000 watt, gocar 3000 watt, dan motor listrik berkapasitas 1000 watt. 

Dengan teknologi terapan kendaraan listrik ini, terlihat inovasi POLIJE yang sangat futuristik, dengan melihat peluang masa depan, sehingga mahasiswa diajarkan untuk merakit kendaraan listrik dalam kurun waktu 3 bulan ini. 

Teknologi Terapan Panel Surya/ Sollar Cell 




Terakhir, kita diajak mengunjungi teknologi panel surya yang ada di sini. Untuk panel surya yang ada di gedung ini, yakni sebanyak 28 keping, dan untuk setiap keping berkekuatan daya 360 watt. Jadi, total daya yang dibangkitkan oleh panel surya POLIJE sebesar 10.000 watt. 

Untuk penerapannya, menggunakan 2 terapan, yakni off grid dan on grid. Nah, untuk yang off grid, listriknya disimpan terlebih dahulu di dalam baterai, dan untuk on grid yakni langsung terhubung ke jaringan PLN. 

Penerapan pembangkit listrik tenaga surya memang kerap kali menjadi sorotan, karena ini adalah suatu inovasi yang patut dipertimbangkan di mana, untuk masa depan, manusia harus lebih banyak memanfaatkan alternatif-alternatif sumber tenaga agar ekosistem dunia tetap terjaga.

 Akhir kata... 

Perjalanan selama sehari full ini ternyata seru dan asyik banget, kita belajar banyak hal tentang peternakan hingga pemanfaatan energi listrik tenaga surya. Selain itu, aku juga menemukan banyak teman baru, selama Campus Visit 2021 ini.. 

Dan yang terpenting jaga hati, jaga kesehatan, jangan lupa makan, dan untuk teman-teman yang membaca artikel ini, semoga sehat selalu. Have a nice day!