Melalui Pembiayaan UMi, Sektor UMKM Makin Berseri -->

Kategori Berita

.

Melalui Pembiayaan UMi, Sektor UMKM Makin Berseri

Faisol abrori
Kamis, 03 Februari 2022

Source image : umkmindonesia.id

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan industri merupakan sektor yang paling terdampak selama pandemi. Padahal, sektor ini menjadi kanal besar pemasukan negara, yakni tercatat sebesar 61.07% PDB atau senilai Rp 8.573,89 triliun berasal dari UMKM. Sehingga, diperlukan perbaikan dan dorongan penuh untuk membangkitkan semangat UMKM demi kemajuan perekonomian nasional.

Menurut data, kendala yang paling sering dialami oleh pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya yakni berupa keterbatasan dana. Sebanyak 92,37% pelaku industri kreatif hanya mengandalkan modal sendiri, maupun pinjaman dari keluarga, sisanya mendapat pinjaman dari bank maupun lembaga keuangan non-bank.

Dalam keadaan penting seperti inilah, pembiayaan terhadap sektor UMKM sangat dibutuhkan untuk membangun sekaligus mengembangkan usaha yang tersebar di seluruh Indonesia. Banyak upaya yang dilakukan mulai dari pemberian pinjaman usaha dari perorangan, hingga pembiayaan yang diberikan oleh pemerintah dengan tujuan untuk membangkitkan kembali sektor UMKM Indonesia.

Pembiayaan Ultra Mikro : Upaya Pemerintah Bantu UMKM "Berdiri"

source image : kemenkeu.go.id

Guna membangun UMKM Indonesia kembali bangkit di tengah pandemi, pemerintah gencar melakukan berbagai macam kemudahan dalam mengatasi kendala kekurangan dana, salah satunya berupa Pembiayaan UMi (Ultra Mikro) yang dikelola langsung oleh Badan Layanan Umum Pusat Investasi Pemerintah (BLU PIP). 

Pembiayaan UMi (Ultra Mikro) sendiri merupakan salah satu program pembiayaan yang ditujukan kepada usaha Ultra Mikro, baik pembiayaan yang bersifat konvensional, maupun berbasis syariah, dengan tujuan untuk menyediakan fasilitas pembiayaan yang mudah untuk pengembangan usaha sekaligus menambah jumlah unit usaha yang difasilitasi pemerintah. 

Sumber dana pembiayaan UMi, berasal dari APBN dan BUMN yang memiliki dana CSR yang disalurkan melalui PIP sebagai coordinated fund.

Melalui pembiayaan UMi inilah, banyak sektor usaha Ultra Mikro yang notabene-nya berada di sektor informal dan sedang kesusahan mendapatkan pinjaman dari bank, dapat menjadikan pembiayaan UMi sebagai langkah terbaik dalam membangun usahanya.

Tercatat, sejak Tahun 2017 hingga 2021, sejumlah Rp18,07 triliun telah berhasil disalurkan oleh pembiayaan UMi melalui Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) untuk membiayai usaha Ultra Mikro, dengan rincian masing-masing nasabah mendapatkan pembiayaan maksimal Rp20 juta.

Berbagai kemudahan yang diberikan dalam pembiayaan UMi, seperti kemudahan akses pinjaman, hingga tidak diperlukannya agunan dalam pengkreditan, turut meningkatkan gairah tumbuhnya UMKM di Indonesia. Sistem ini dinilai mampu menjawab problematika pengusaha UMKM di berbagai wilayah yang mayoritas masih berstatus "unbanked".

Tak cukup sampai disitu, BLU PIP sebagai pengelola pembiayaan UMi juga ikut terjun langsung untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para debitur, seperti melengkapi perizinan produk, menyusun pembukuan usaha, pemasaran produk secara online, dan lain sebagainya. Langkah ini, patut diapresiasi sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah dalam mengayomi dan mendampingi pengusaha di tengah kondisi yang tak menentu seperti saat ini.

Upaya pembiayaan sekaligus pendampingan ini, dapat mengantarkan UMKM Indonesia menuju "next level" dan berdaya saing internasional. Wujud nyata keberhasilan pembiayaan UMi, dapat terlihat dari semakin meningkatnya mutu produk yang dihasilkan pada sektor UMKM, sehingga memikat daya tarik pasar global. 

Kesimpulan: Pembiayaan UMi, Lentera Baru untuk Negeri

Dengan melalui pembiayaan UMi, lebih dari 5,39 juta orang debitur telah mendapatkan pembiayaan, dan pada 2022, PIP berharap pembiayaan UMi dapat menyalurkan pembiayaan dengan target 2 juta pelaku usaha di Indonesia.

Bagi saya, Pembiayaan UMi tidak hanya sekadar urusan bisnis yang hanya berbicara tentang keuntungan belaka. Lebih daripada itu. Justru saya melihatnya sebagai sebuah lentera baru, sebuah misi pensejahteraan sekaligus pemberdayaan UMKM dengan harapan agar ekonomi nasional dapat segera membaik. Salam.

Sumber referensi :

https://www.kemenkeu.go.id/publikasi/berita/melalui-pembiayaan-umi-pemerintah-fokus-dukung-umkm/

https://www.pikiran-rakyat.com/ekonomi/pr-013355610/kenali-apa-itu-umi-atau-ultra-mikro-jangan-cuma-tahu-ukm-dan-umkm

https://www.kominfo.go.id/content/detail/9573/siaran-pers-no-48hmkominfo042017-tentang-kementerian-kominfo-dukung-infrastruktur-dan-teknologi-informasi-bagi-keuangan-inklusi-pembiayaan-ultra-mikro/0/siaran_pers

https://www.medcom.id/ekonomi/bisnis/Obz4BLZK-2022-pip-bidik-penyaluran-pembiayaan-umi-untuk-2-juta-pelaku-usaha