Pinjaman KUR di Dua Bank Berbeda? Ini Syarat yang Harus Diperhatikan -->

Kategori Berita

.

Pinjaman KUR di Dua Bank Berbeda? Ini Syarat yang Harus Diperhatikan

Faisol abrori
Kamis, 17 Februari 2022
pinjaman kur di dua bank berbeda

KUR atau biasa dikenal dengan Kredit Usaha Rakyat yang pada dasarnya merupakan program pemerintah ini bertujuan untuk meningkatkan akses pendanaan. Program ini ditujukan bagi Usaha berjenis UMKM yang penyalurannya melewati lembaga keuangan seperti Bank melalui sistem penjaminan. Lalu pertanyaan lain muncul, apakah pinjaman KUR di dua Bank berbeda bisa dilakukan?

Jawabannya adalah bisa asalkan memenuhi persyaratan seperti nama usaha dan jaminan yang tidak boleh sama. Dalam pembahasan kali ini akan dijelaskan mengenai alasan apa saja yang membuat pinjaman KUR di Dua Bank Berbeda bisa dilakukan. Disclaimer terlebih dahulu, syarat ini mungkin tidak sepenuhnya benar karena keputusan kembali lagi ada di tangan lembaga keuangan.

1. Jaminan Berbeda

Untuk bisa mendapatkan pinjaman KUR dari Bank, pengusaha harus memiliki jaminan yang cukup untuk diajukan. Ada beberapa hal yang bisa dijadikan jaminan untuk mendapatkan pinjaman, baik itu aset bergerak maupun tidak bergerak. Contoh dari aset bergerak adalah mobil sedangkan aset tidak bergerak adalah semacam sertifikat tanah atau bangunan.

Kedua jenis aset tersebut merupakan hal yang umumnya dijadikan saat mengajukan pinjaman. Namun seringkali Bank tidak menerima pinjaman yang jaminan asetnya sudah pernah didaftarkan sebagai jaminan di pinjaman lain. Dengan kata lain, pengusaha yang hendak mengajukan pinjaman KUR di dua bank berbeda haruslah memiliki jaminan yang berbeda.

2. Nama Usaha Berbeda

Saat mengajukan KUR di Bank, pemilik usaha atau pemohon pinjaman pasti akan dimintai keterangan mengenai usahanya. Bagaimana latar belakang usaha serta sepak terjang usaha tersebut, sampai detail pasti akan ditanyakan. Perlu diketahui jika mengajukan KUR di bank, pengusaha harus mendaftarkan usaha yang tidak sedang terikat dengan pinjaman manapun.

Bahkan jika masih satu Bank pun hal tersebut tidak diperbolehkan. Maka jika ingin mendapatkan KUR di Bank lain atau dua bank yang berbeda, maka nama atau bentuk usaha yang didaftarkan harus berbeda. Jika usaha yang ingin diberikan modal masih sama, maka Bank akan menolak permohonan tersebut.

3. Riwayat Hutang

Salah satu syarat agar Bank mau menerima permohonan KUR lainnya adalah adanya track record yang baik dari bankir dengan pemohon. Jika memiliki riwayat pinjaman yang baik, maka bank juga tidak akan segan untuk memberikan pinjaman dengan jumlah yang lebih besar. Enaknya, jika bankir dan pemohon sudah saling kenal maka bisa dipastikan tidak akan kesulitan menambah jumlah utang.

Riwayat pinjaman ini sangat penting karena pihak bankir akan mempertimbangkan pinjaman hanya melalui rekam jejak saja. Jika terdapat kejelekan dalam rekam jejak peminjaman maka siap-siap saja untuk tertolak dari permohonan pinjaman yang diajukan. Apalagi ketika ketahuan masih memiliki angsuran yang masih belum selesai.

4. Nilai Jaminan

Alasan bisa tidaknya KUR diterima yang pertama sudah disebutkan adalah soal jaminan yang harus berbeda. Jika pemohon punya banyak jaminan dengan nilai yang setara, mungkin hal ini bukanlah masalah. Namun jika jaminan yang dimiliki tidak banyak, maka pemohon tidak memiliki pilihan lain dengan mengajukan jaminan yang ada.

Beberapa Bank mengizinkan untuk menggunakan jaminan yang sama di pinjaman yang berbeda asalkan nilai jaminan tersebut masih layak untuk ditambah hutang. Jika tidak lulus dalam hal kelayakan nilai, mau tidak mau pinjaman akan ditolak oleh pihak Bank.

Nah itu dia beberapa syarat yang bisa membuat pinjaman KUR di dua bank berbeda bisa dilakukan. KUR merupakan salah satu solusi dari pemerintah untuk membantu perekonomian usaha-usaha kecil milik rakyatnya. Maka sebagai masyarakat ada baiknya memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk bisa meningkatkan kesejahteraan pribadi dan masyarakat.