Apa itu Data Analyst dan Bagaimana Prospek Kerjanya di Masa Depan? -->

Kategori Berita

.

Apa itu Data Analyst dan Bagaimana Prospek Kerjanya di Masa Depan?

Faisol abrori
Jumat, 18 Maret 2022


Apa itu data analyst
pexels/fauxels


Berbicara mengenai dunia ekonomi belakangan ini, investasi menjadi bidang yang banyak diminati. Tetapi, analisa data sebelum berinvestasi juga dibutuhkan. Sebenarnya  apa itu data analyst dan bagaimana cara kerjanya? Sekarang saatnya kita belajar mengenai data analyst untuk mengembangkan bisnis.


Setidaknya dengan memahami konsep dari Data Analyst, kamu bisa memilih untuk bekerja sesuai kebutuhan lapangan di tahun 2025. Perhatikan informasi ini guna mendapatkan pemahaman mengenai Data Analyst.


Pengertian Apa Itu Data Analyst dan Apa Saja Standar Kemampuan yang Harus dikuasai?


Definisi Data Analyst
pexels/mikhail nilov


Data Analyst adalah suatu profesi yang berkaitan dengan segala macam bentuk data, yang bertanggungjawab untuk mengolah serta mendeskripsikannya menjadi bentuk laporan agar mempermudah proses manajemen data suatu perusahaan.


Dilansir dari BRITECH, Data Analyst lebih dikenal sebagai kumpulan angka yang dianalisa guna mendapatkan informasi yang akurat mengenai suatu kasus. Setidaknya menjadi seseorang yang bekerja sebagai data analyst akan memberikan jaminan prospek kerja yang baik kedepanya.


Berkuliah di bidang pengolahan data sama seperti menanam padi di musim penghujan. Peluang untuk panen besar bisa dipastikan, tapi jangan sampai ketika peluang itu ada di depan mata malah diabaikan dan dianggap tidak berarti. Masih menurut BRITECH, tahun 2025 digadang-gadang akan menjadi puncak permintaan pegawai khusus di bidang data analyst.


Lapangan pekerjaannya bukan di perusahaan saja, kantor pemerintah dan instansi sekolah sama-sama memerlukan seorang data analyst. Seorang pengolah data harus menguji kriteria pasar, dimana ini akan menjadi petunjuk apakah kamu lolos sebagai data analyst yang baik. Oleh karena itu, perhatikan jenis-jenis kemampuan yang harus dikembangkan berikut ini;


1. Analyzing


Pekerjaan yang banyak memerlukan lulusan Analystis Data yaitu Analyzing. Sesuai dengan namanya tugas dari seorang analyzing yaitu untuk menganalisis berbagai data yang masuk atau sudah dikumpulkan.


Seorang data analyst sangat cocok dengan pekerjaan ini karena untuk menyelesaikan sebuah data yang masuk memerlukan konsep. Konsep tersebut seperti matematika untuk meninjau probabilitas dari pola data serta menggunakan statistika.


2. Presenting


Lulusan Analisis Data juga dituntut untuk dapat mempresentasikan data secara visualisasi kepada stakeholder perusahaan. Sehingga tidak hanya bekerja di belakang, seorang data analyst harus memiliki bahasa yang komunikatif dan efektif agar data tersampaikan dengan jelas.


Nilai tambahan bagi kamu yang memiliki hobi berbicara, memilih pekerjaan sebagai pengelola data akan membuat hobby kamu tersalurkan. Selain akan membuat kamu bekerja berdasarkan passion, presenting akan membantu dalam menstabilkan bisnis.


3. Collecting


Data Analyst tidak hanya mendapatkan data dari sumber saja melainkan dari berbagai sumber dan bisa jadi dalam waktu yang bersamaan. Namun, dari banyaknya sumber data yang masuk, hanya data penting saja yang dikumpulkan. Selain dituntut selalu memeriksa data yang dikumpulkan, aspek yang akan dinilai disini juga berdasarkan normalitas peserta yang termasuk di data.


Menampilkan atau menyajikan data bisa menggunakan bahasa pemrograman SQL agar dalam mengumpulkan data lebih sistematis serta berjalan efektif. Jika tidak menggunakan cara tersebut maka hasil akan semakin lama. Pengumpulan data juga harus memperhatikan aspek kegunaan data ini pada akhirnya.


4. Interpreting


Data yang masuk dari berbagai sumber kemudian disatukan dan dipilah-pilih. Agar data mudah dibaca bisa dibuat menggunakan gambar maupun grafik. Tahap ini juga menyediakan data analisis menggunakan google, apache superset, tablau dan masih banyak lagi.


Perlu digaris bawahi, bahwa penyajian data analyst sama dengan data pada umumnya. Selain menggunakan bagan, memilih tampilan yang menarik juga bisa menjadi pertimbangan dalam proses interpreting. Ketika aspek penyajian data sudah baik, bisa dikatakan system analyst yang dipilih sudah berhasil digunakan.


Jenis Analisa yang Diperoleh di Jurusan Analisis Data


prospek kerja data analyst
pexels/fauxels


Meskipun sekilas tugasnya sangat beraneka ragam, tidak ada salahnya untuk memeriksa pelajaran yang dilakukan di bangku perkuliahan. Jika bekerja sebagai pengelola data menyenangkan, hal ini karena banyak alasan yang mendorongnya, termasuk materi yang didapatkan.


Jika bertanya apa ada perbedaan materi kuliah jurusan Data analyst dengan jurusan akuntansi, maka bisa dipastikan bahwa keduanya memiliki beberapa persamaan. Pelajari persamaan-persamaan berikut ini untuk mengetahui detail informasi mengenai Data Analyst;


1. Analisis Deskriptif


Analisis data seperti ini dapat digunakan untuk memeriksa hal apa yang terjadi di waktu lampau atau masa lalu. Misalnya saja data dari pendapat bulanan, lalu lintas situs web per tahunnya dan masih banyak lagi. Contoh ini bisa lebih dikembangkan dengan membandingkan jenis data pertama dengan data selanjutnya.


2. Analisis Diagnosis


Data ini bertujuan untuk melihat perbandingan antara hal yang satunya. Data seperti ini sering dipakai untuk membantu organisasi dalam menentukan penyebab dari hasil positif maupun negatifnya. Bila upaya diagnosis sudah berhasil diterapkan maka berikutnya adalah mencari penyelesaian dari masalah itu.


3. Analisis Prediktif


Tujuan dari analisa data ini yaitu untuk menentukan kemungkinan yang dapat terjadi dengan cara mendeteksi dalam analisis diagnosis dan juga diskriminasi. Sehingga organisasi yang terangkut dapat langsung mengambil tindakan yang proaktif. Sehingga nantinya kerugian akan bisa dikendalikan melalui langkah ini, sekaligus bisa ditetapkan cara penanggulangannya.


4. Analisis Pewakriptif


Dari data ini dapat dilihat tindakan bisnis seperti apa yang selanjutnya, harus bisa mengidentifikasi tindakan bisnis yang harus diambil. Meskipun juga jenis analystis seperti ini memerlukan algoritma yang kompleks. Dalam dunia bisnis data akan memiliki kedudukan tinggi, bahkan jauh lebih berharga dari tawaran kontrak.


Data dengan rincian yang mendetail akan membantu menemukan kelebihan dan kekurangan transaksi. Jika sekiranya beresiko, akan lebih baik menghindari transaksi. Sebaliknya, jika data analisisnya aman maka transaksi bisa digunakan untuk mendapatkan laba.


Setelah memahami konsep dari Apa itu Data Analyst dan Bagaimana Cara Kerjanya? Setidaknya kamu tahu keputusan mana yang bisa diambil di masa depan. Semoga bermanfaat!