Aku Ingin Cinta yang Abadi, Seperti Bunga Edelweiss, Bisa kah? -->

Kategori Berita

.

Aku Ingin Cinta yang Abadi, Seperti Bunga Edelweiss, Bisa kah?

Faisol abrori
Kamis, 24 Maret 2022

greeners.co


Aneh. Sinar matahari pagi ini begitu terang terpancar, namun entah kenapa aku masih menggigil di kamar. Tubuhku mungkin begitu kedinginan, tapi anehnya.. otakku justru mendidih kepanasan. Hmm ada yang tak beres.


Pagi ini, hati kecilku kembali berulah. Ia menggerutu karena perasaan kesepian dan kekosongan yang terasa amat mendalam, mungkin seringkali mengganggunya.


Namun bagaimana cara memberitahunya, ya? Bahwa aku pun sedang pailit perasaan. Aku tak bisa membayar janji-janjiku untuk selalu bahagia dan tertawa, mengingat aku pun sedang dalam masa-masa sulit bin pailit. Tolonglah paham..


Dalam sepanjang waktu yang terus bergerak, otakku justru membuatku tambah terbelalak. Ini membuatku semakin pusing mencari jalan keluar. Dia membenturkanku dengan segala macam pertanyaan yang bahkan mungkin manusia sendiri tak bisa menjawabnya. Aku kesal.


Bagi sebagian orang yang menjadi kontak Whatsapp-ku, semuanya mungkin sepakat, bahwa aku adalah orang yang pemikir keras, nyeleneh, tak suka diatur, aneh, tidak pada umumnya. Apa yang dipikirkan itu tak salah sedikitpun.


Aku dan Kekosongan yang Kusebut "Cinta"


Banyak sastrawan yang mendefinisikannya berbeda-beda. Ada yang menulis cinta itu bahagia, ada yang bilang cinta itu sakit, ada juga yang bilang cinta itu gajelas. Hmmm terserahlah, aku pun tak peduli.


Yang jelas, hatiku kosong dari mencintai selayaknya kekasih. Apakah karena ketidakpantasanku, ataukah karena akunya yang ribet, intinya aku kosong.


Kadang aku berpikir, tak sedikit orang yang mendekatiku, namun ternyata semuanya tak ubahnya seperti seseorang yang hanya membutuhkan tubuhku, bukan hatiku. Why?


Aku Ingin Cinta yang Abadi Seperti Bunga Edelweiss, Itu Saja!


Hemm entahlah. Lagi-lagi terjadi peperangan hebat dalam diriku. Aku berperang melawan diriku sendiri. Inilah siksaan yang sesungguhnya. Aku merasakan itu.


Salahkah jika aku menginginkan hati yang tulus? Jika aku ingin "seseorang" yang bersedia jadi telinga saat aku ingin bercerita.. Atau orang yang rela menjadi penyemangatku ketika tak ada satu pun orang di sampingku. Salah kah?


Mungkin aku belum menemukannya (¿) Entahlah. Pagi ini aku iri pada bunga Edelweiss, ia adalah bunga abadi. Aku ingin cinta seabadi itu. Entah kapan aku bisa menemukan arti cinta yang sesungguhnya. Yang jelas, saat ini pikiran dan hatiku remuk, karena ternyata menjadi manusia itu tak mudah.


Entahlah. Ini kesekian kalinya aku menulis artikel yang gajelas, aku hanya ingin bersyukur atas apa yang Tuhan berikan. Alhamdulillah.


Link Pembelian Bunga Edelweiss Estetik Warna-warni 😍




Karena bunga ini disebut juga sebagai bunga abadi, biasanya dijadikan sebagai hadiah atau buket untuk orang yang sedang dalam masa-masa kasmaran. Dengan harapan, agar cinta bisa seabadi bunga ini. 


Untuk membelinya, bisa ditemukan di Shopee, tidak usah bingung, cukup membuka https://shope.ee/2AYnphrKOY


Di sana, kalian bisa request beli bunga Edelweiss dengan warna sesuai kemauan kalian. Selamat belanja..