Daftar Produk Bank Perkreditan Rakyat (BPR), Ada Tabungan Hingga Deposito! -->

Kategori Berita

.

Daftar Produk Bank Perkreditan Rakyat (BPR), Ada Tabungan Hingga Deposito!

Faisol abrori
Minggu, 03 April 2022


Sektor perbankan di Indonesia terdiri dari dua jenis, yakni; Bank Perkreditan Rakyat dan Bank Umum. Sesuai dengan namanya, Bank Umum menyediakan layanan jasa perbankan secara universal seperti penukaran valas (Valuta Asing), penyimpanan giro, dan perasuransian. Sedangkan produk Bank Perkreditan Rakyat menghasilkan output yang lebih eksklusif bagi para nasabah dibandingkan bank umum.

Undang-Undang Perbankan menyatakan secara inklusif bahwa Bank Umum menjalankan arus pembayaran konvensional berdasarkan prinsip syariah. Sementara itu, berbanding terbalik dengan Bank Umum, Bank Perkreditan Rakyat tidak menyediakan arus pembayaran konvensional berdasarkan prinsip syariah. Ulasan rinci Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dijelaskan di bawah ini:

Apa Itu Bank Perkreditan Rakyat (BPR)?

Sesuai pengertian singkat sebelumnya, pelayanan jasa yang disediakan oleh Bank Perkreditan Rakyat (BPR) bersifat lebih eksklusif daripada Bank Umum. BPR tidak menyediakan layanan jasa selayaknya Bank Umum seperti penukaran valas, penyimpanan giro, perasuransian, dan pembayaran konvensional. Akan tetapi BPR hanya menyediakan layanan jasa simpan pinjam bagi nasabah tertentu.

Adapun pekerjaan utama BPR ialah menjadi media penyalur usaha kredit simpan pinjam bagi nasabah terkait. Usaha kredit simpan pinjam tersebut harus dijalankan berdasarkan prinsip 3T, yakni; tepat jumlah, tepat sasaran, serta tepat waktu. Berdasarkan prinsip terkait, BPR perlu melakukan tinjauan terhadap latar belakang nasabah sebelum menjalankan usaha kredit yang ditawarkan.

Produk Bank Perkreditan Rakyat (BPR)

Secara umum, BPR bertugas untuk melayani kebutuhan nasabah dalam kegiatan simpan pinjam modal ekonomi. Aktivitas perbankan tersebut dilakukan berdasarkan prosedur berlaku. Meskipun menghasilkan output jasa yang lebih eksklusif dibandingkan Bank Umum, produk BPR tidak hanya seputar kredit saja loh. Adapun terdapat rincian produk Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di bawah ini:

1. Tabungan Bank Perkreditan Rakyat (BPR)

Aktivitas menabung pada BPR menawarkan beberapa keuntungan menarik untuk nasabah yang berbanding terbalik dari Bank Umum. Proses pembukaan dan penutupan rekening tabungan milik nasabah tidak akan dikenakan biaya administrasi. Setoran biaya untuk saldo pembukaan rekening pun terbilang ringan, yakni kisaran nominal Rp.10.000,- hingga Rp.100.000,-. Lebih dari itu, saldo nasabah dapat ditarik kapanpun.

2. Deposito Bank Perkreditan Rakyat (BPR)

Penawaran deposito memasuki daftar produk Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang selanjutnya. Produk ini sebenarnya menawarkan jasa dengan output hampir setara Bank Umum. Deposito BPR menawarkan persentase nominal bunga kisaran 6% per tahun. Sedangkan perbedaan substansial antara deposito BPR dengan Bank Umum adalah penarikan dana nasabah dapat dilakukan kapanpun tanpa penalty.

3. Kredit Bank Perkreditan Rakyat (BPR)

Sesuai dengan namanya, produk utama dari Bank Perkreditan Rakyat (BPR) ialah menawarkan kredit atau simpan pinjam pada nasabah. Penawaran kredit dari BPR terbilang cukup beragam, antara lain; kredit usaha, kredit kepemilikan tanah, kredit kepemilikan tanah, dan kredit multiguna sejenisnya. Masing-masing BPR berbeda menawarkan persyaratan tertentu dalam proses menjalankan usaha kredit.

4. SBI

 Sertifikat Bank Indonesia atau SBI merupakan produk dari Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang terakhir. Segala surat berharga keluaran Bank Indonesia dapat digunakan sebagai acuan utang jangka pendek pada BPR. Adapun proses jalannya produk terkait akan menggunakan sistem bunga. Sedangkan suku bunga ditetapkan berdasarkan prosedur pasar pada sistem lelang yang sedang berlaku.

Demikianlah rincian ulasan mengenai pengertian dan produk Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Berdasarkan penjelasan diatas, kesimpulannya adalah BPR berperan menawarkan layanan jasa berupa modal ekonomi bagi nasabah. Calon pengusaha UMKM yang terkendala modal bisa mempertimbangkan BPR sebagai media penyalur modal.