Perbedaan Air Mineral, Demineral Dan Alkali Serta Kandungannya -->

Kategori Berita

.

Perbedaan Air Mineral, Demineral Dan Alkali Serta Kandungannya

Faisol abrori
Jumat, 03 Juni 2022

apa itu air mineral, demineral, dan alkali


Manusia tidak dapat lepas dari yang namanya air, baik untuk membersihkan diri dan minum. Air yang baik untuk dikonsumsi yaitu air jernih, tidak berbau, tidak berasa dan bersih. Saat ini sudah banyak air dalam kemsan yang dijual di pasaran seperti air mineral, air demineral dan air alkali.


Beberapa jenis air tersebut memiliki manfaat yang berbeda bagi kesehatan tubuh. Selain itu kandungan di tiap jenis air juga berbeda yaitu air jernih, tidak berbau, tidak berasa dan bersih. Saat ini sudah banyak air dalam kemasan yang dijual di pasaran seperti air mineral, air demineral dan air alkali.


Air Mineral, Air Demineral dan Air Alkali


Beberapa jenis air tersebut memiliki manfaat yang berbeda bagi kesehatan tubuh. Selain itu kandungan di tiap jenis air juga berbeda.  Agar lebih paham mengenai jenis air yang baik dikonsumsi, simak ulasannya berikut.


Air Mineral


Air mineral merupakan air yang berasal dari mata air tanah dan rasa serta bentuknya sama seperti air minum biasa. Air tersebut tidak melewati proses kimia sehingga kadungan minera alaminya masih terkandung didalamnya.


Jenis mineral yang terkadung dalam air ini diantaranya adalah kasium, megnesium dan kalium. Air mineral pada umumnya memiliki Ph antara 6-8,5 dan baik dikonsumsi oleh tubuh.


Air mineral merupakan air yang diperoleh langsung dari sumber alami atau bisa melalui proses bor sumur, menurut Peraturan Menteri Perindustrian RI. Air mineral harus diproses secara terkendali, seperti terhindar dari pencemaran mikrobiologi, kimia dan fisik.


1. Manfaat air mineral


Air mineral yang diambil dari sumber alam memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Berikut beberapa manfaatnya bagi kesehatan tubuh Anda.

·         Membantu mendukung kesehatan tulang.

·         Menjaga keseimbangan elektrolit dan cairan.

·         Memperbaiki sistem imunitas tubuh.

·         Memperlancar sirkulasi darah dalam tubuh.

·         Membantu mengatasi sembelit, hal ini karena megnesium bersifat mengikat terhadap air sehingga kotoran menjadi lebih lunak.


Air Demineral


Berbeda dengan air mineral, air determineral merupakan air minum yang diproduksi secara buatan (artifisial). Proses tersebut melalui beberapa tahap seperti distilasi dan deionisasi. Definisi air deminaral tersebut dinyatakan oleh WHO atau badan kesehatan dunia.


Menurut Peraturan Kemenperin air demineral marupakan air minum dalam kemasan yang telah melalui proses permunian. Proses pemurnian ini diantaranya destilasi, distilasi dan reverse osmosis atau RO.


Air kemasan demineral mempunyai pH antara 5-7,5. Sehingga dapat disimpulkan bahwa perbedaan air mineral dan air demineral yaitu air demineral tidak mengandung mineral alami. Senyawa termasuk mineral dalam air demineral sebagian besar hilang saat proses penguapan dan pendidihan.


1. Resiko mengkonsumsi air demineral


Beberapa orang memilih air demineral untuk dikonsumsi sehari-hari. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Environmental Research mengatakan bahwa air demineral memiliki kandungan mineral rendah. Kandungan mineral tersebut diantaranya magnesium, kalium dan natrium kalium.


Jika dikonsumsi secara terus-menerus dan berkepanjangan ditakutkan tubuh akan kekurangan mineral. Tubuh yang kekurangan mineral karena terlalu sering mengkonsumsi air demineral yaitu sebagai berikut.

·         Mengubah keseimbangan elektroit, ph dan mineral dalam jaringan serta darah.

·         Gagal mengembalikan mineral dalam tubuh yang sudah keluar melalui keringat.


2. Manfaat minum air demineral


Air demineral juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh jika dikonsumsi secara berkala. Berikut manfaat air demineral bagi kesehatan tubuh Anda.

·         Meminimalisir masuknya senyawa yang berbahaya bagi kesehatan tubuh.

·         Meminimalisir resiko terjadinya beberapa jenis penyakit karena proses destilasi yang dilakukan menyebabkan kuman mati.

·         Beberapa pendapat menyebutkan bahwa air demineral juga baik dikonsumsi saat sakit, tapi pernyataan tersebut belum memiliki bukti secara ilmiah.


Air Alkali


Istilah ‘alkli’ berasal dari tingkat pH yang terkandung dalam air. Air alkali bisanya memiliki pH basa atau berkisar antara 9-13. Oleh karena itu perbedaan air alkali dibandingkan dengan kedua jenis air sebeumnya, memiliki pH yang cukup tinggi atau basa.


1. Kelebihan air alkali


Menurut laman Healthline, penelitian yang dilakukan terhadap air alkali masih dibutuhkan untuk mengulas manfaat dan keefektifan air bagi kesehatan. Namun, menurut bebrapa pendapat air alkali memiliki manfaat diantaranya sebagai berikut.

·         Mendukung daya tahan tubuh.

·         Membantu mengurangi atau menuruhkan berat badan.

·         Memiliki sifat anti aging.


2. Resiko mengkonsumsi air alkali


Selain manfaat, ternyata ada dampak yang disebabkan karena sering mengkonsumsi air alkali. Hal tersebut karena alkali mengandung basa dan meningkatkan resiko alkalois metabolik, efeknya sebagai berikut.

·         Muntah

·         Mual

·         Kesemutan pada wajah

·         Otot berkedut


Setelah mengetahui jenis air yang baik dikonsumsi, Anda bisa mengkonsumsi air Cleo yang sudah terjamin kualitas. Dibuat dari air mata air yang menyejukan dengan kadungan mineral baik untuk kesehatan tubuh Anda.


Produk Air Demineral Cleo tersedia dengan berbagai ukuran dan bisa dijumpai di toko terdekat. Mulai sekarang gunakan air kemasan Cleo dan rasakan manfaatnya. Jangan lupa untuk minum air putih 8 gelas setiap hari agar cairan dalam tubuh terpenuhi.