Tips Dan Tata Cara Membuat Personal Statement -->
close

Kategori Berita

.

Tips Dan Tata Cara Membuat Personal Statement

Faisol abrori
Jumat, 09 Desember 2022

 


The Faisol Times - Personal statement merupakan pernyataan pendukung yang biasanya dibutuhkan sebagai bagian dari aplikasi formal untuk berkuliah. Fungsinya sendiri memberikan gambaran umum tentang diri sendiri, dan kenapa mendaftar di kampus tersebut khususnya di prodi yang dipilih. Tentunya, penulisan statement harus spesifik sesuai dengan prodi jurusan. Bagaimana tips dan tata cara penulisannya? Simak ulasannya berikut ini.


Tata Cara Membuat Personal Statement


Menurut staf khusus mahasiswa pascasarjana, terdapat perbedaan tata cara membuat personal statement untuk pelamar S1 dan S2. Jika personal statement S1 memberikan ulasan detail kenapa si pelamar ingin mempelajari mata pelajaran di prodinya. 


Sedangkan personal statement S2 lebih mendalam karena pelamar dianggap memiliki lebih banyak wawasan tentang minal akademis dan pengalaman hidup. Bagaimana tata caranya untuk pelamar S2? Simak baik-baik informasinya berikut ini:


1. Panjang Tulisan Harus Sesuai yang Dibutuhkan


Pertama, anda harus memahami panjang tulisan yang dibutuhkan. Personal statement pada umumnya hanya sepanjang 1 halaman kertas ukuran A4. Namun beberapa kampus memiliki ketentuan yang berbeda, sehingga anda harus mengecek kembali ketentuan dari kampus tujuan sebelum menulisnya. 


Perhatikan pula batasan yang akan dibahas agar anda bisa menyampaikan personal statements ecara keseluruhan.


2. Buat Perencanaan Tulisan


Selanjutnya, sebelum membuat personal statement anda harus merencanakan tulisan yang akan dibuat. Cobalah membuat kerangka tulisan terlebih dahulu yang berisi poin-poin penting yang ingin disampaikan. Fungsinya memastikan bahwa anda sudah menyebut semua hal atau topic yang membuat pembaca memhami pelamars ecara idividu.


3. Tuliskan Gambaran Hubungan Antara Pelamar dengan Kampus atau Prodi Pilihan


Personal statement yang baik tidak hanya berisi elemen di situs universitas saja. Karena hal ini menunjukan bahwa kemampuan menulis independen tidak baik. Sebelum menulis, anda harus mempelajari kampus dan prodi yang dipilih terlebih dahulu. 


Selanjutnya pikirkan apa yang membuat diri terdorong untuk berkuliah dan berkontribusi dengan ilmu yang diperoleh.


Awalilah personal statement dengan gambaran diri dan hubungan dengan prodi yang diinginkan. Tuliskan dengan singkat apa yang membuat anda terdorong untuk mempelajari materi prodi tersebut. 


Anda juga bisa menceritakan latar belakang kemunculan minat di bidang prodi tersebut atau anda juga bisa mencantumkan modul yang diminati untuk dipelajari lebih jauh nanti.


Untuk lebih jauhnya, anda bisa menjelaskan secara rinci mengapa anda layak mendapatkan tempat di universitas tersebut. Hal ini tidak harus membahas terlalu personal namun tunjukkanlah kepedulian anda tentang pendidikan yang akan diraih dan keinginan untuk maju menjadi lebih baik.


4. Cantumkan Kecakapan dan Pengalaman


Pernah memiliki pengalaman kerja atau magang yang relevan dengan kampus atau prodi? Anda bisa menuliskannya di dalam personal statement. Uraikanlah kecakapan dan pengetahuan anda dari pengalaman tersebut. 


Tentunya yang ditulis adalah hal-hal yang mendukung studi anda dan mendukung penyelesaian masalah yang tidak bisa dilakukan di tingkat sarjana.


5. Beri Penekanan dan Kesimpulan


Berilah kesimpulan mini di setiap poin utama. Fungsinya membantu personal statement lebih mudah dipahami. Lalu tutuplah personal statement dengan kesimpulan mengapa anda layak dipertimbangkan untuk diterima disana.


6. Cek Ejaan dan Tata Bahasa


Terakhir, periksa kembali ejaan dan tata bahasa yang digunakan. Hal ini membuktikan bahwa pelamar sangat berhati-hati dalam beraktivitas dan meluangkan waktu untuk memastikan diri sudah memenuhi persyaratan dengan standar yang baik.


Itulah tips personal statement dan tata cara membuatnya untuk mendaftar S2. Personal statement juga bisa digunakan untuk melamar beasiswa seperti beasiswa LPDP. Jadi tidak ada ruginya jika anda belajar cara membuat personal statement.