Kategori Berita

Blogger JatengInovasi VIO Optical Clinic Untuk Penglihatan Yang Lebih Baik

Panduan Tata Cara Menanam Benih/Biji Adas Fennel di Pot/Polibag

Faisol abrori
Berita ambon Berita maluku
Jumat, 21 Juli 2023

 

Cara menanam adas fennel

Adas Fennel, atau biasa disebut Foeniculum vulgare, adalah tumbuhan herbal yang memiliki banyak manfaat, terutama pada bagian biji dan daunnya yang memiliki aroma khas dan rasa manis. Untuk menanam Adas Fennel, langkah-langkah berikut dapat diikuti untuk memastikan pertumbuhan yang sehat dan hasil panen yang melimpah.


1. Penyemaian Benih Adas Fennel


  • Siapkan wadah semai yang dapat berupa tray, pot, polibag, atau kaleng bekas. Pastikan wadah memiliki lubang di bagian bawahnya untuk sirkulasi air yang baik. Untuk membeli polibag, klik disini
  • Campurkan media semai dengan perbandingan tanah, pasir atau sekam bakar, dan kompos atau pupuk kandang (1:1:1 atau 2:1:1).
  • Basahi media tanam hingga lembab, dan pastikan media tersebut dalam kondisi yang gembur.
  • Taburkan biji Adas Fennel secara merata di permukaan media tanam dengan jarak yang sesuai. Agar mudah, beli benih Adas Fennel di sini
  • Tutup biji dengan media tanam tipis-tipis agar benih sedikit terbenam di dalamnya.
  • Semprotkan air dengan lembut menggunakan sprayer dan tutup wadah semai dengan plastik bening yang memiliki lubang kecil untuk menjaga kelembaban.
  • Tempatkan wadah semai di tempat yang teduh, sehingga kelembaban tetap terjaga.
  • Periksa wadah setiap hari dan tambahkan air jika media semai kering. Jika ada biji yang berjamur atau terkena hama, segera singkirkan atau tambahkan sedikit fungisida.

2. Penanaman Bibit Adas Fennel


  • Setelah 6-14 hari benih Adas Fennel akan berkecambah. Pindahkan bibit yang telah memiliki 3-7 helai daun ke wadah tanam seperti polibag atau pot.
  • Pastikan wadah tanam memiliki lubang di bagian bawahnya untuk sirkulasi air yang baik.
  • Isi wadah dengan media tanam hingga 75%-85% bagian dari wadah, jangan sampai penuh.
  • Letakkan bibit Adas Fennel beserta tanah di sekitarnya ke dalam lubang yang telah disiapkan. Bibit harus berdiri tegak di atas tanah.
  • Siram bibit dengan lembut menggunakan sprayer dan pastikan media tanamnya tetap lembab.
  • Tempatkan tanaman di tempat yang teduh hingga tunas baru muncul dan bibit dapat beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

3. Perawatan Tanaman Adas Fennel


  • Lakukan penyiraman secara hati-hati agar tanaman tidak rusak, sebaiknya dua kali sehari pada pagi dan sore jika media tanamnya mudah kering.
  • Pemupukan dilakukan sesuai petunjuk pada kemasan pupuk yang digunakan.
  • Jika ada bibit yang rusak atau mati, segera lakukan penyulaman dengan bibit lain.
  • Lakukan penyiangan untuk menghilangkan gulma di sekitar tanaman dan gemburkan tanah di sekitar tanaman.
  • Jika ada hama seperti trips, kutu daun, tungau, atau ulat gerayak, lakukan pengendalian dengan menyemprotkan insektisida yang sesuai.
  • Jika ada penyakit seperti rebah kecambah, layu bakteri, atau antraknosa, lakukan pengendalian dengan menyemprotkan fungisida yang sesuai.

4. Panen Adas Fennel


  • Panen Adas Fennel dapat dilakukan setelah 210-260 Hari Setelah Tanam (HST).
  • Pastikan tanaman sudah mencapai ukuran yang sesuai dengan keinginan sebelum melakukan panen.
  • Potong tangkai dan daun Adas Fennel yang diinginkan dengan hati-hati dan nikmati hasil panen yang segar dan berkualitas.


Ini untuk lebih jelasnya


Penyemaian Benih Adas Fennel


  • Pilih wadah semai yang sesuai seperti tray, pot, polibag, atau kaleng bekas. Pastikan wadah memiliki lubang di bagian bawahnya untuk drainase yang baik. Hal ini penting untuk menghindari akumulasi kelebihan air yang dapat menyebabkan akar busuk.
  • Persiapkan media semai dengan mencampurkan tanah, pasir atau sekam bakar, dan kompos atau pupuk kandang dalam perbandingan 1:1:1 atau 2:1:1. Pastikan media semai cukup gembur agar akar bibit dapat tumbuh dengan lancar.
  • Basahi media semai hingga lembab, tapi tidak terlalu basah. Taburkan biji Adas Fennel secara merata di permukaan media tanam dengan jarak yang sesuai, dan tutup dengan lapisan tipis media tanam.
  • Semprotkan air dengan lembut menggunakan sprayer untuk memastikan biji tetap lembab. Setelah itu, tutup wadah semai dengan plastik bening dan beri beberapa lubang kecil untuk ventilasi.
  • Tempatkan wadah semai di tempat yang teduh, agar kelembaban tetap terjaga dan biji dapat berkecambah dengan baik.
  • Periksa wadah setiap hari dan tambahkan air jika media semai terasa kering. Pastikan biji yang berkecambah tidak terkena jamur atau hama. Jika ada benih yang terinfeksi, segera singkirkan atau tambahkan fungisida secukupnya.


Penanaman Bibit Adas Fennel



  • Setelah bibit Adas Fennel berkecambah dan memiliki 3-7 helai daun, pindahkan bibit ke wadah tanam seperti polibag atau pot. Pastikan wadah memiliki lubang di bagian bawahnya untuk drainase yang baik.
  • Isi wadah tanam dengan media tanam yang sama seperti pada tahap penyemaian. Pastikan media tanam gembur dan cukup longgar untuk memfasilitasi pertumbuhan akar yang sehat.
  • Pindahkan bibit Adas Fennel beserta tanah di sekitarnya ke dalam lubang yang telah disiapkan dalam wadah tanam. Pastikan bibit berdiri tegak dan akarnya tertutup rapat dengan media tanam.
  • Siram bibit dengan lembut menggunakan sprayer atau penyiram yang halus, dan pastikan media tanamnya tetap lembab.
  • Tempatkan tanaman di tempat yang teduh selama beberapa hari hingga bibit dapat beradaptasi dengan lingkungan yang baru sebelum dipindahkan ke lokasi yang mendapat sinar matahari langsung.


Perawatan Tanaman Adas Fennel


  • Lakukan penyiraman secara hati-hati agar tanaman tidak rusak, terutama jika media tanamnya mudah kering. Frekuensi penyiraman dapat disesuaikan dengan kondisi lingkungan, tetapi usahakan agar media tanam tetap lembab.
  • Lakukan pemupukan sesuai petunjuk pada kemasan pupuk yang digunakan. Pemupukan dapat dilakukan secara teratur untuk memastikan tanaman mendapatkan nutrisi yang cukup.
  • Jika ada bibit yang rusak atau mati, segera lakukan penyulaman dengan bibit baru agar tanaman tetap tumbuh dengan optimal.
  • Lakukan penyiangan secara rutin untuk menghilangkan gulma di sekitar tanaman Adas Fennel. Hal ini akan membantu tanaman mendapatkan nutrisi dan cahaya matahari yang cukup.
  • Jaga kebersihan lingkungan dan hindari penumpukan daun yang layu di sekitar tanaman untuk mencegah serangan hama dan penyakit.


Pengendalian Hama dan Penyakit


  • Perhatikan adanya tanda-tanda serangan hama dan penyakit seperti daun yang menguning, bercak, atau layu. Jika ada tanda-tanda tersebut, segera lakukan tindakan pengendalian.
  • Gunakan insektisida dan fungisida yang sesuai dengan petunjuk penggunaan untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman Adas Fennel. Pastikan untuk tidak melebihi dosis yang dianjurkan.
  • Pada musim hujan, tingkatkan pengawasan terhadap serangan hama dan penyakit karena kelembaban yang tinggi memicu pertumbuhan mikroorganisme patogen.


Panen Adas Fennel



  • Panen Adas Fennel dapat dilakukan setelah 210-260 hari setelah tanam. Namun, waktu panen juga dapat bervariasi tergantung pada jenis dan varietasnya.
  • Potong tangkai dan daun Adas Fennel dengan hati-hati menggunakan pisau tajam atau gunting. Pilih tangkai yang telah tumbuh dengan baik dan berwarna hijau segar.
  • Hindari memetik semua daun pada satu tanaman, biarkan beberapa daun tetap tumbuh agar tanaman dapat terus berproduksi.


Dengan melakukan langkah-langkah di atas dengan cermat, Anda dapat menanam dan merawat tanaman Adas Fennel dengan lebih detail dan mendapatkan hasil panen yang berkualitas tinggi. Selamat menanam dan panen!

>