Kategori Berita

Blogger JatengInovasi VIO Optical Clinic Untuk Penglihatan Yang Lebih Baik

Cara Menanam Benih/Biji Strawberry di Pot/Polibag

Faisol abrori
Berita ambon Berita maluku
Kamis, 20 Juli 2023

Cara menanam strawberry di polibag


Menanam Strawberry (Fragaria spp.) di pot atau polibag adalah cara yang praktis dan efisien untuk menumbuhkan buah lezat ini di dalam ruangan atau di halaman yang sempit. Strawberry adalah tanaman yang populer karena buahnya yang manis dan kaya nutrisi. Jika Anda tertarik untuk menanam bibit Strawberry sendiri, ikuti panduan komprehensif ini untuk memulai petualangan pertanian Anda!


1. Pemilihan Benih/Biji Strawberry


Pilihlah benih atau biji Strawberry yang berkualitas baik dari toko pertanian terpercaya atau penjual benih terkemuka. Untuk membelinya, langsung saja klik di sini


Pastikan benih yang Anda beli sudah memiliki masa simpan yang baik dan tidak kadaluarsa. 


2. Persiapan Wadah Penanaman


Pilihlah pot atau polibag yang sesuai untuk menanam Strawberry. Pastikan wadah memiliki lubang drainase di bagian bawah agar air dapat keluar dan mencegah akar dari genangan air yang berlebihan. Gunakan wadah berdiameter sekitar 30 cm agar akar Strawberry memiliki ruang yang cukup untuk tumbuh. Kalau kalian ingin membeli polibag yang sesuai, bisa beli melalui link ini


3. Media Tanam


Persiapan media tanam adalah kunci sukses dalam menanam Strawberry. Campurkan tanah taman dengan sekam bakar atau pasir dengan perbandingan 2:1. Alternatifnya, Anda dapat menggunakan media tanam siap pakai yang telah tersedia di link ini


4. Proses Germinasi Biji Strawberry


Germinasi biji Strawberry adalah langkah awal yang penting dalam menanam tanaman ini. Siapkan tisu atau handuk kertas sebagai wadah germinasi. Lembabkan wadah tersebut dengan semprotan air menggunakan sprayer. Jangan sampai air menggenang, karena itu dapat menyebabkan jamur pada biji.


Letakkan biji Strawberry dengan rapi di atas tisu atau handuk kertas yang sudah lembab. Tutupi biji dengan tisu atau handuk kertas lagi. Selanjutnya, masukkan wadah germinasi ke dalam kantong plastik dan rapatkan penutupnya. Tempatkan kantong plastik di tempat yang gelap dan lembab, misalnya dalam lemari atau lemari es.


Periksalah biji setiap hari dan tambahkan air jika tisu terlihat mengering. Jika ada jamur atau bintik hitam pada biji, segera cabut biji tersebut dan bersihkan jika memungkinkan. Bila seluruh biji terkena jamur, gunakan sedikit fungisida untuk mengatasi masalah tersebut.


Biji Strawberry akan mengeluarkan tunasnya setelah 14 - 21 hari. Ketika tunas mencapai panjang sekitar 0,8 - 2,0 cm, biji siap untuk dipindahkan ke media tanam.


5. Penyemaian Biji Strawberry


Isi wadah penyemaian (pot atau polibag) dengan media tanam hingga 3/4 bagian dari kapasitasnya. Buatlah lubang kecil di media tanam dan tanamkan biji Strawberry yang sudah bertunas. Pastikan sebagian tunasnya muncul di permukaan tanah.


Letakkan wadah penyemaian di tempat yang mendapatkan sinar matahari langsung, namun juga terhindar dari guyuran hujan. Pastikan media tanam tidak terlalu kering atau basah. Siram dengan air halus menggunakan sprayer 1-2 kali sehari jika media tanam terlalu kering.


Proses penyemaian berakhir ketika bibit Strawberry memiliki 4 - 7 helai daun.


6. Penanaman Bibit Strawberry


Setelah bibit Strawberry tumbuh dengan baik, saatnya untuk memindahkannya ke pot atau polibag yang lebih besar. Pastikan wadah yang digunakan memiliki lubang drainase di bagian bawah.


Isi wadah baru dengan media tanam hingga 3/4 bagian dari kapasitasnya. Buat lubang di media tanam dan pindahkan bibit beserta tanah di sekitar akarnya ke dalam wadah baru. Tambahkan media tanam di sekitar bibit dan pastikan sebagian tunasnya muncul di permukaan tanah.


Letakkan wadah pot atau polibag di tempat yang terkena sinar matahari langsung. Setelah tumbuh daun baru, Anda dapat memindahkan wadah ke tempat yang lebih terbuka untuk mendapatkan lebih banyak sinar matahari.


7. Perawatan Tanaman Strawberry



Perawatan yang baik akan membantu tanaman Strawberry tumbuh dengan subur dan menghasilkan buah yang lezat. Berikut beberapa tips perawatan:


Penyiraman: Pastikan tanah tetap lembab, tetapi hindari penyiraman berlebihan yang dapat menyebabkan genangan air. Idealnya, siram tanaman pagi atau sore hari.


Pemupukan: Berikan pupuk yang mengandung nutrisi lengkap secara teratur untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman dan produksi buah.


Pengendalian Hama dan Penyakit: Periksa tanaman secara rutin dan lakukan langkah pencegahan jika terdeteksi adanya hama atau penyakit.


Pemangkasan: Hapus tunas-tunas tua atau rusak untuk mendorong pertumbuhan tunas baru.


8. Panen Strawberry



Strawberry biasanya siap dipanen setelah 4-6 minggu dari proses penanaman. Panenlah buah-buah Strawberry ketika sudah matang sepenuhnya dengan warna yang cerah. Pilih buah yang besar dan berwarna merah merata.


Kesimpulan


Menanam benih/biji Strawberry di pot atau polibag adalah pilihan yang bagus untuk mendapatkan tanaman buah yang lezat meskipun dengan lahan yang terbatas. Dengan mengikuti panduan komprehensif di atas, Anda bisa menanam dan merawat Strawberry sendiri dengan mudah. Selamat mencoba, dan semoga berhasil menumbuhkan Strawberry yang lezat di rumah Anda!

>