Kategori Berita

Blogger JatengInovasi VIO Optical Clinic Untuk Penglihatan Yang Lebih Baik

Platform CXR Sasar Sektor Voluntary Carbon Market

Faisol abrori
Berita ambon Berita maluku
Jumat, 02 Februari 2024

 

CXR

Hadirnya CXR Perkuat Voluntary Carbon Market


Perubahan iklim kini menjadi isu global yang membahayakan bagi ekonomi dunia. Salah satu solusi yang bisa dilakukan yakni dengan menggalakkan perdagangan kredit karbon, khususnya dalam pasar karbon sukarela (voluntary carbon market). Ini dapat menjadi salah satu langkah yang bisa membantu negara-negara dalam mencapai target zero emission, seperti yang tertuang dalam Perjanjian Paris (Paris Agreement).


Indonesia sendiri memiliki potensi yang cukup besar dalam pasar karbon karena memiliki hutan hujan tropis terbesar ketiga dan cadangan blue carbon 17% dunia. Hutan-hutan ini mampu menyerap 113.8 giga ton emisi karbon global.


Melihat potensi yang cukup besar ini, PT Bringin Inti Teknologi (BIT), perusahaan teknologi afiliasi Bank Rakyat Indonesia, meluncurkan platform perdagangan karbon bernama Carbon eXchange Rakyat (CXR). 


Carbon eXchange Rakyat BRI bertujuan untuk mempermudah dan membuka akses perdagangan karbon bagi semua pihak, baik individu maupun korporasi. CXR diharapkan dapat memaksimalkan potensi pasar karbon di Indonesia dan berkontribusi dalam upaya penanggulangan perubahan iklim.


CXR merupakan platform inovatif yang memfasilitasi jual beli kredit karbon layaknya e-commerce. Platform ini memanfaatkan teknologi blockchain untuk memastikan keamanan, transparansi, dan keberlanjutan transaksi.


Platform ini berkolaborasi dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dalam hal layanan keuangan dan market insight. BRI, sebagai salah satu grup keuangan terbesar di Indonesia, berkomitmen untuk mendukung inisiatif yang membawa dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.


CXR berkomitmen untuk memfasilitasi jual beli kredit karbon dari proyek-proyek asli Indonesia yang telah tervalidasi dan memenuhi sertifikasi nasional maupun global. Untuk mencapai tujuan ini, CXR membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak di industri hijau dan karbon.


Salah satu kolaborasi penting yang dilakukan CXR yakni dengan CarbonEthics. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan proyek-proyek di CXR memiliki integritas dan dampak berkelanjutan untuk masyarakat dan lingkungan.


CarbonEthics fokus pada pengembangan proyek-proyek reforestasi dan restorasi hutan mangrove, terutama dalam ekosistem karbon biru. Sejak 2019, CarbonEthics telah berhasil mengembangkan beberapa proyek, termasuk Katingan Mentaya Project, dan beberapa project lain yang tengah berlangsung.


Nitia Rahmi, Head of Blockchain, Digital Banking Development and Operation Division BRI menjelaskan kerja sama CXR BRI berlangsung terkait layanan finansial dan market insight. Pihaknya terus memberikan dukungan bagi hadirnya inisiatif yang berdampak positif bagi masyarakat serta lingkungan. 


"Kami ingin membantu pemerintah untuk mencapai target emisi karbon, terutama karena BRI punya customer base yang banyak hampir 100 juta customer, maka melalui ritelisasi CXR diharapkan bisa mempercepat pencapaian target emisi tersebut. BRI juga memiliki nasabah perusahaan yang aktif mengemisi karbon, tentunya kami ingin memberikan layanan supaya mereka dengan mudah membeli karbon kredit atau meng-offset kan karbon emisinya,” jelasnya dalam media gathering di Jakarta, Senin (25/09/2023).


Jamin Keamanan Berteknologi Blockchain


Lebih lanjut, Nitia menjelaskan bahwa dalam mewujudkan transaksi karbon yang aman dan berkelanjutan, CXR menggunakan teknologi blockchain yang diklaim memiliki tingkat keamananan yang tinggi. Hal ini lantaran teknologi blockchain mampu melindungi sistem dari kebobolan data, karena sifatnya yang private.


“Blockchain disini jangan dibayangkan blockchain seperti cryptocurrency atau blockchain public. Kita menggunakan private blockchain sebagai tempat data-data tersimpan, sehingga tidak ada super admin yang bisa memanipulasi data tersebut,” jelas Nitia.


>