ads here

Dies Maulidyah Majesa ke-40

advertise here
���
�����
���

Senin, 30 April 2018 menjadi catatan sejarah MAN 1 Jember bahwa bertambah satu tahun usia Majesa, yang genap berumur 40 tahun. Tentunya banyak sekali cerita yang unik yang terjadi pada sekolah ini. Dan mungkin yang sangat menggemparkan adalah salah satu murid dari MAN 1 Jember, yakni Yusri Fajar, adalah seorang penulis novel yang kemudian difilm kan, yakni Surat dari Praha. Wow, majesa mengeluarkan orang-orang penting yang berkontribusi untuk Indonesia. Dan tak lupa, kami segenap keluarga MAN 1 Jember merayakan dengan tasyakuran libur satu hari, untuk diisi serangkaian kegiatan Dies Maulidyah. Tema Dies Maulidyah kali ini adalah Let's Fly Higher and Beyond Our Dreams, dengan ketua panitia Billly.

Setelah panitia melakukan briefing dan prepare finishing sebelum acara, yang kemudian diawali dengan Jalan-jalan Santai. Nah, acara ini aku nggak ikutan, karena sedang berkomunikasi dengan sponsor acara, mengenai persiapan, dan lain sebagainya.Diawali dengan pemotongan pita oleh Bapak Anwaruddin, bapak kepala sekolah MAN 1 Jember.

Hihihi, lihat foto ini sepertinya ada yang menggelitik. Ada anak paskibra yang narsis dan sadar kamera. Ya, ekspresinya lucu lah, sayang, aku ga bisa ikutan JJS yang seru ini. Guru-guru berseragam olahraga merah putih, sedangkan siswa menggunakan seragam olahraga setiap angkatan, beserta atribut-atributnya. Untuk keamanan, sudah terjamin lah ya, sudah izin ke dishub, dan ada 15 personil polisi yang berjaga di setiap pos perjalanan.











Selanjutnya, satu jam warga majesa melakukan JJS, kini mereka  telah tiba di sekolah, pada pukul 08.00 WIB. Deretan acaranya banyak sekali, ada lomba hias tumpeng, dan penampilan-penampilan menarik dari siswa majesa. Diramaikan juga oleh majesa voice, itu loh, grup nasyid legendaris yang mampu membuat seisi majesa riweuh.


kemudian ada banyak sekali doorprize yang dibagikan, terimakasih buat semua sponsor yang turut memeriahkan acara, pokoknya terbaik lah..

Buat behid the scene nya ini lumayan banget. Jadi, kalian harus tau kerja keras panitia beserta guru-guru dibalik layar meriahnya acara Dies Maulidyah ke 40 ini. Ya, panitia yang tergabung dalam TOM (Tabilla OSIS MPK) memang terkenal satu kumpulan 3 organisasi besar di Majesa. Saya sendiri ditunjuk untuk menjadi Sie Pendanaan. (Dari dulu, mah ini mulu) wkwkwkwk.... Tapi ya diterima ajalah.

Sebenarnya, dibilang kerja keras, ya banget... Pernah aku sama Alvin ingin mengajukan proposal kepada wings surya. Namun, kami tersesat hingga nyasar begitu jauh, terdampar di pelosok desa apa itu namanya ya, lupa aku. Pokoknya jauh banget, ditanya kanan kiri, ga ada yang tau. Ah, dibodohin google maps....

Ya, masih banyak cerita lainnya, namun yang tetap kita semua harus ketahui, yakni kita harus bisa berkontribusi bagi Majesa, ya salah satunya dengan menjadi panitia Dies Maulidyah ke 40 ini.


7 blogger

avatar

Wow ramenya. Pasti bangga ya ada alumnus yg berprestasi dari sana��

avatar

Alhamdulillah bangga mbak

avatar

Itu pakek kamera apa sol?

avatar

Acara disekolah kah mas faisol ?

Harap berkomentar dengan baik ya, jangan lupa berkunjung lagi

Click to comment